AMBON, BABETO.ID – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku menyambut baik langkah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru untuk mengelola potensi sumber daya daerah secara lebih profesional.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua PWPM Maluku Bidang Ekonomi dan Bisnis, Irpan Kastel, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Menurut Irpan, pembentukan BUMD merupakan langkah yang selama ini dibutuhkan Maluku, mengingat daerah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan belum seluruhnya dikelola secara optimal.
“Kami menyambut baik, memang ini yang kami inginkan. Banyak sumber daya di Maluku yang harus dikelola secara profesional,” kata Irpan.
Ia menilai keberadaan BUMD yang dikelola secara profesional dapat menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Maluku.
Irpan menjelaskan, keuntungan yang diperoleh dari pengelolaan usaha daerah nantinya dapat memberikan kontribusi kepada kas daerah melalui dividen.
“Keuntungan yang dihasilkan ini kan nanti disetorkan sebagai dividen ke kas daerah, yang kemudian didistribusikan untuk membiayai program publik serta pemerataan infrastruktur lokal di Maluku,” ujarnya.
Menurutnya, Maluku memiliki wilayah laut yang luas, sumber daya di daratan, serta potensi energi dan sumber daya alam yang sangat besar.
Karena itu, kata Irpan, potensi tersebut perlu dikelola melalui tata kelola usaha yang profesional, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Maluku punya laut yang luas, daratan yang kaya, sumber daya alam dan energi yang banyak. Ini semua harus dikelola dengan baik melalui BUMD,” katanya.
PWPM Maluku berharap pembentukan BUMD tidak hanya menjadi lembaga bisnis milik pemerintah daerah, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Irpan juga menekankan pentingnya pengawasan dan tata kelola yang sehat agar BUMD tidak menjadi beban keuangan daerah, melainkan mampu menghasilkan pendapatan serta membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat Maluku.***














Komentar