AMBON, BABETO.ID – Video berdurasi 11 detik viral di media sosial WhatsApp memperlihatkan sejumlah orang yang diduga preman sedang melakukan intimidasi terhadap pedagang di ruko Mardika.
Mirisnya lagi dalam video yang dilansir BABETO. ID pada Rabu, 16 September 2026, tampak mereka memaksa pedagang di ruko Mardika untuk segera kosongkan ruko karena menyebut mereka atas nama pemerintah.
“Senen, hari senen beta datang sudah kosong, ” ucap seorang perempuan yang diduga preman.
Sontak upaya pemaksaan kosongkan ruko dan intimidasi yang diduga dilakukan oleh preman itu dijawab dengan nada santai oleh pedagang ruko Mardika.
”Ok terimakasih banyak, ” jawab pedagang.
Oknum perempuan yang diduga preman itu kembali menegaskan kepada pedagang di ruko bahwa mereka yang hadir disini atas nama pemerintah.
”Ini semua yang baru dari pemerintah. Katong jua atas nama pemerintah, “tegasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, kami dari pihak Rlk edaksi masih berupaya untuk mnghubungi pihak yang diduga preman guna memberikan klarifikasi terkait video yang beredar.
Redaksi menegaskan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. ***








Komentar