oleh

Korban Penembakan Lisabata-Patahuwe Meninggal Dunia, Pemprov Maluku Tanggung Pemulangan Jenazah

-Berita, Sosial-10 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Mochlis Pattilouw, warga yang menjadi korban penembakan dalam bentrokan antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), akhirnya meninggal dunia.

Mochlis mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di RSUP Dr. Johannes Leimena, Ambon, pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIT.

Kabar duka tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadali Ie, saat berada di RSUP Dr. Johannes Leimena untuk menjenguk korban.

Sadali mengatakan, Mochlis meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis akibat luka yang dideritanya dalam insiden penembakan yang terjadi dalam rangkaian konflik antara warga Lisabata dan Patahuwe.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami menyampaikan turut berdukacita. Seluruh biaya pemulangan jenazah almarhum ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Maluku,” kata Sadali.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Mochlis kemudian dipulangkan dari RSUP Dr. Johannes Leimena menuju Desa Lisabata menggunakan mobil jenazah milik rumah sakit.

Meninggalnya Mochlis menambah daftar korban dalam konflik Lisabata-Patahuwe yang sebelumnya juga mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka serta kerusakan dan pembakaran sejumlah rumah.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan warga dan keamanan masyarakat di Kecamatan Taniwel.

Penanganan konflik serta proses hukum atas insiden penembakan tersebut kini menjadi perhatian pemerintah dan aparat keamanan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi terbaru dari aparat penegak hukum terkait perkembangan penyelidikan kasus penembakan yang menyebabkan Mochlis meninggal dunia.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *