oleh

Gubernur Perjuangkan Renovasi Total RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas di Maluku pada 2027

AMBON, BABETO.ID – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memperjuangkan dukungan pemerintah pusat untuk pembenahan infrastruktur kesehatan di Maluku. Usulan tersebut mencakup renovasi total RSUD dr. M. Haulussy serta perbaikan 141 Puskesmas yang tersebar di 11 kabupaten/kota pada 2027.

Upaya tersebut disampaikan Hendrik Lewerissa saat melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan II RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Senin (2/11/2026).

Dalam pertemuan itu, Gubernur didampingi Kepala Badan Penghubung Provinsi Maluku, S.I. Patta. Ia menyampaikan pentingnya dukungan anggaran Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit rujukan tingkat provinsi.

Pemprov Maluku mengusulkan renovasi total RSUD dr. M. Haulussy agar dapat dikembangkan menjadi rumah sakit rujukan utama dengan fasilitas dan pelayanan yang lebih memadai.

Pengembangan tersebut juga mempertimbangkan keberadaan RSUD dr. Ishak Umarella sebagai fasilitas penyangga. Jarak kedua rumah sakit yang relatif dekat, sekitar 20 menit perjalanan, dinilai dapat mendukung efisiensi pelayanan dan menghindari duplikasi layanan.

Sementara itu, Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) tetap diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan jiwa.

Selain pembenahan rumah sakit rujukan, pemerintah daerah juga mengusulkan perbaikan 141 Puskesmas yang mengalami kerusakan dengan rincian 62 unit rusak ringan, 38 unit rusak sedang, dan 41 unit rusak berat.

Seluruh Puskesmas tersebut tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku dan diharapkan mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat pada 2027.

Gubernur menilai perbaikan fasilitas kesehatan tingkat dasar sangat penting, terutama untuk menjamin akses pelayanan masyarakat di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terluar.

Melalui usulan tersebut, Pemprov Maluku berharap adanya dukungan Kementerian Kesehatan sehingga pembenahan fasilitas kesehatan dapat direalisasikan secara bertahap dan meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat di seluruh wilayah Maluku diharapkan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih layak, merata, dan berkualitas.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *