AMBON, BABETO.ID – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, berencana menaikkan dana stimulan bagi masyarakat terdampak bencana dari Rp15 juta menjadi Rp20 juta hingga Rp25 juta pada 2027.
Rencana tersebut disampaikan Bodewin saat Apel Pagi Pemerintah Kota Ambon yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan, Senin (12/10/2026).
Bodewin menjelaskan, besaran dana stimulan sebesar Rp15 juta telah berlaku selama lebih dari lima tahun. Karena itu, pemerintah mempertimbangkan penyesuaian nilai bantuan dengan memperhatikan kondisi ekonomi dan perkembangan harga saat ini.
Menurutnya, dana stimulan tersebut memang tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami masyarakat akibat bencana. Namun, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah untuk membantu warga dalam menghadapi musibah.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak berbagai bencana, seperti kebakaran, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Melalui rencana kenaikan ini, Pemerintah Kota Ambon berharap bantuan yang diberikan dapat semakin membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Ambon juga menerima dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sinarmas Cabang Ambon berupa pembukaan rekening bagi 735 siswa SMP Negeri 7 Ambon.
Program tersebut merupakan bagian dari gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sejak dini.
Melalui program ini, para siswa diharapkan dapat membangun kebiasaan menabung serta memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia sekolah.
Bodewin turut mengapresiasi dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dan sektor perbankan dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kota Ambon.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, dan perbankan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar memperoleh akses terhadap layanan keuangan formal.
Rencana kenaikan dana stimulan dan dukungan pembukaan rekening bagi pelajar tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.***








Komentar