oleh

Kemenag Ambon Edukasi Siswa SMAN 11 tentang Bahaya Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini

AMBON, BABETO.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon melalui Tim Bimbingan Masyarakat Islam memberikan edukasi kepada siswa kelas XI SMA Negeri 11 Ambon mengenai bahaya pergaulan bebas dan dampak pernikahan dini melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan membekali para siswa dengan pengetahuan dan kesiapan mental dalam menghadapi masa remaja.

Para peserta diberikan pemahaman tentang risiko pergaulan bebas, dampak pernikahan dini, serta pentingnya menjaga diri dan mengambil keputusan yang tepat demi masa depan.

Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kepala SMAN 11 Ambon, Zakiyah Dwi Sa Putri, sebelum memasuki penyampaian materi kepada para siswa.

Dalam sambutannya, Zakiyah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah penguatan pendidikan karakter. Character building merupakan fokus utama dalam kurikulum saat ini. Karena itu, kami berkolaborasi dengan KUA Nusaniwe untuk mengadakan kegiatan sosialisasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUA Nusaniwe, Abdul Karim, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai persoalan pernikahan dan pergaulan bebas.

Ia juga berharap para remaja dapat mempersiapkan mental dan membangun karakter diri sebagai bekal menghadapi masa depan.

Melalui program BRUS, Kemenag Kota Ambon bersama KUA Nusaniwe berupaya meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya membangun pergaulan yang sehat, menjaga diri, serta memahami kesiapan fisik, mental, dan pengetahuan sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

Edukasi ini diharapkan dapat membantu siswa lebih bijak dalam menentukan pilihan, mengutamakan pendidikan, serta mempersiapkan masa depan dengan penuh tanggung jawab.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *