oleh

Gubernur Hendrik Lewat Sekda Dorong Lulusan Unpatti Jadi Agen Perubahan di Era Society 5.0

AMBON, BABETO.ID – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mendorong para lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) menjadi agen perubahan yang berkarakter, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa di tengah perkembangan teknologi pada era Society 5.0.

Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan Gubernur yang dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie, pada Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura dalam rangka Wisuda Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor Periode Juli 2026 yang berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, pada Rabu (29/7/2026).

Sebanyak 1.036 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda setelah menyelesaikan pendidikan pada jenjang Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi melalui kerja keras, ketekunan, dan pengorbanan.

Apresiasi juga diberikan kepada sivitas akademika Universitas Pattimura atas dedikasi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, serta kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan.

Gubernur menegaskan bahwa dunia saat ini memasuki era Society 5.0, di mana teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan digitalisasi menjadi instrumen penting untuk menjawab berbagai persoalan sosial serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan kompetitif.

“Tantangan utama di era Society 5.0 adalah bagaimana menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan peran manusia, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta mengatasi kesenjangan digital antarwilayah.

Gelar akademik yang saudara-saudari sandang hari ini harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral dan intelektual untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa,” demikian kutipan sambutan Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter, integritas, etika, empati sosial, dan tanggung jawab sebagai fondasi utama dalam menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai moral agar lulusan mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, para lulusan diharapkan mampu menjadi problem solver yang dapat menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat diterapkan untuk memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan menguasai teknologi sebagai modal penting dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya dan kearifan lokal sebagai jati diri bangsa.

Nilai-nilai budaya dan etika ketimuran harus tetap menjadi pedoman dalam memanfaatkan teknologi agar karakter generasi muda tetap terjaga.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh wisudawan, sivitas akademika, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan visi pembangunan “Transformasi Menuju Maluku yang Adil dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan Universitas Pattimura, sivitas akademika, para dosen, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *