AMBON, BABETO.ID – Penjualan bendera Merah Putih menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun ini disebut masih lesu. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena perayaan 17 Agustus tinggal beberapa hari lagi.
Dilansir dari akun TikTok Tamrin La Ode pada Minggu (9/8/2026), melalui unggahan dengan keterangan “menjelang 17 Agustus penjualan bendera Merah Putih lesuh”, terlihat adanya kondisi berbeda dalam minat masyarakat terhadap atribut yang berkaitan dengan perayaan kemerdekaan.
Dalam unggahan tersebut, bendera Merah Putih disebut tidak begitu diminati dibandingkan sejumlah bendera negara peserta Piala Dunia 2026 yang justru disebut lebih laris di pasaran.
Fenomena ini menjadi sorotan karena menjelang 17 Agustus biasanya penjualan bendera Merah Putih dan berbagai atribut kemerdekaan mengalami peningkatan. Namun, tahun ini pedagang disebut menghadapi kondisi penjualan yang tidak seramai yang diharapkan.
Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Cirebon. Pedagang bendera musiman mengeluhkan minimnya pembeli menjelang HUT ke-81 RI. Salah seorang pedagang bahkan mengaku hingga 7 Agustus baru menjual dua lembar bendera.
Meski demikian, kondisi penjualan tersebut belum dapat dijadikan gambaran bahwa masyarakat Indonesia secara keseluruhan kehilangan minat terhadap simbol kemerdekaan.
Fenomena tersebut lebih tepat dilihat sebagai perubahan tren permintaan terhadap atribut bendera di tengah momentum Piala Dunia 2026.
Perbandingan antara bendera Merah Putih dan bendera negara-negara peserta Piala Dunia 2026 pun menarik perhatian. Di satu sisi, masyarakat tengah bersiap menyambut HUT RI, sementara di sisi lain antusiasme terhadap ajang sepak bola dunia turut memengaruhi selera pasar terhadap atribut bendera.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa momentum kemerdekaan tetap perlu dirayakan dengan mengibarkan Merah Putih sebagai simbol negara, sekaligus menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia di tengah berbagai tren global yang berkembang.***














Komentar