oleh

365 Hari Tak Cukup Menulis Cerita Kita di Bawah Puncak Salahutu

-Artikel-10 Dilihat

Oleh: Rian Markalim

Jika suatu hari nanti kita berdiri
di puncak Salahutu,
memandang jauh ke bawah,
pada jalan-jalan yang pernah membawa kita,
pada tempat-tempat yang pernah menjadi saksi
tawa, diam, air mata, dan langkah kita,

mungkin dari sana
semuanya akan terlihat begitu kecil.

Namun di balik kecilnya dunia dari ketinggian,
tersimpan cerita yang begitu luas,
tentang dua hati
yang telah berjalan begitu jauh
untuk akhirnya sampai di hari ini.

Dan jika seluruh perjalanan itu
harus kutuliskan kembali,
365 hari pun tidak akan cukup
untuk menyelesaikan cerita kita.

Sebab hampir satu dekade
terlalu panjang untuk dirangkum
hanya dalam kata-kata.

Ada begitu banyak hari,
begitu banyak kenangan,
dan begitu banyak alasan
mengapa kita tetap memilih
untuk berjalan bersama.

Dan hari ini,
setelah perjalanan yang begitu panjang,
kita sampai pada satu halaman
yang dahulu hanya berani kita impikan.

Hari ini, Sabtu 26 September 2026 kita menikah.

Dan hari ini, dua langkah
menjadi satu perjalanan.
Dua hati memilih
untuk pulang ke rumah yang sama.

Aku tidak menjanjikan
jalan yang akan selalu mudah.

Aku hanya ingin berjanji
untuk tetap menggenggam tanganmu
di setiap jalan yang kita lewati.

Kelak, ketika rambut kita memutih
dan langkah kita mulai melambat,
aku ingin kembali memandang Salahutu bersamamu,
lalu tersenyum pada perjalanan
yang pernah membawa kita sampai sejauh ini.

Sebab setelah hampir satu dekade,
aku akhirnya tahu
ke mana hatiku ingin pulang.

Kepadamu.

Dan dari seluruh jalan
yang masih menunggu di depan,
aku hanya ingin menempuhnya
bersamamu.

Hanya kamu,
sampai selamanya.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *