oleh

Wapres Gibran Tinjau Papua, Pastikan Percepatan Pembangunan dan Sentuh Langsung Masyarakat

AMBON, BABETO.ID — Kunjungan Gibran Rakabuming Raka ke sejumlah provinsi di wilayah Papua dinilai sebagai bagian penting dari implementasi kebijakan nasional dalam percepatan pembangunan kesejahteraan Papua.

Hal ini disampaikan oleh Theofransus Litaay yang menegaskan bahwa perjalanan tersebut harus dilihat dalam kerangka pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Papua 2025–2029.

“Dalam regulasi tersebut terdapat 19 program prioritas yang dibiayai melalui APBN, termasuk dana otonomi khusus, untuk dilaksanakan di enam provinsi di Papua,” jelasnya.

Menurut Litaay, kunjungan Wapres kali ini mencakup berbagai sektor strategis secara komprehensif, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi lokal. Selain meninjau langsung program prioritas, Wapres juga mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih dihadapi di daerah.

Sebagai Ketua Pengarah Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), Wapres juga menilai langkah-langkah lanjutan yang perlu didukung pemerintah pusat.

Kunjungan tersebut mencakup tiga provinsi, yakni Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya. Dua wilayah pertama masih memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) rendah, sementara Papua Barat Daya tergolong lebih maju.

“Meski cakupannya luas, fokusnya tetap pada pemenuhan hak dasar masyarakat, khususnya pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, aspek keamanan juga menjadi perhatian, termasuk kunjungan ke Kabupaten Yahukimo. Di wilayah tersebut, Wapres mendorong peningkatan status RSUD Dekai dari tipe D menjadi tipe C, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah pegunungan.

Tak hanya itu, Wapres juga menyoroti penguatan ekonomi lokal melalui aktivitas di pasar tradisional serta potensi pariwisata di Raja Ampat. Ia bahkan turut mengunjungi pusat perbelanjaan modern sebagai bagian dari pendekatan integrasi ekonomi tradisional dan modern.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga menunjukkan perhatian langsung kepada masyarakat, seperti membantu kebutuhan mama-mama Papua dan membelikan perlengkapan sekolah bagi anak-anak.

“Pendekatan ini sangat humanis dan memberi dampak emosional bagi masyarakat,” kata Litaay.

Ia menilai, kunjungan ini menjadi salah satu perjalanan terpanjang dan terluas yang dilakukan Wapres sejak menjabat, sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam percepatan pembangunan Papua.

Ke depan, kunjungan serupa diharapkan dilakukan secara berkala untuk evaluasi dan memastikan implementasi program berjalan optimal.

Saat ini, Wapres juga didukung oleh struktur kelembagaan yang lebih kuat, termasuk perwakilan BP3OKP di daerah serta tim percepatan pembangunan yang dipimpin oleh Velix Wanggai.

“Langkah berikutnya adalah memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, kementerian, dan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed