oleh

Belajar Setia dari Mario dan Mauren: Kemesraan yang Tak Luntur oleh Waktu

-Opini-26 Dilihat

Penulis: Ombrek


AMBON, BABETO.ID
– Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh sorotan, kisah cinta Mario Lawalata dan Mauren Vivian Haumahu hadir seperti jeda yang menenangkan. Tidak banyak riuh, tidak pula dipenuhi drama.

Namun justru di situlah letak kekuatannya cinta yang dijaga dengan kesederhanaan dan ketulusan.

Sebagai figur publik, keduanya tentu tidak lepas dari tekanan. Tanggung jawab besar, waktu yang terbagi, hingga ekspektasi masyarakat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Namun, semua itu tidak mengikis kedekatan mereka. Sebaliknya, justru memperlihatkan bahwa cinta yang matang tidak mudah goyah oleh keadaan.

Sebagai salah satu followers mereka di media sosial, penulis kerap menyaksikan langsung bagaimana kemesraan itu hadir dengan cara yang sederhana.

Tidak dibuat-buat, tidak berlebihan. Kadang hanya berupa foto lama yang diunggah kembali, atau momen kecil yang mungkin bagi orang lain terlihat biasa.

Namun justru dari situlah terasa bahwa hubungan mereka dibangun dari kedekatan yang nyata, bukan sekadar pencitraan.

Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika mereka membagikan kembali foto beberapa tahun silam.

Bagi penulis, itu bukan sekadar nostalgia, melainkan pesan diam bahwa cinta mereka telah melewati banyak waktu dan tetap bertahan. Ada perjalanan panjang di balik setiap senyum yang mereka bagikan.

Memang benar, setiap rumah tangga pasti memiliki ujian. Namun tidak semua pasangan memilih untuk membukanya ke ruang publik.

Mario dan Mauren justru menunjukkan kedewasaan dengan menjaga setiap persoalan tetap menjadi ruang privat. Tanpa kegaduhan, tanpa saling menyalahkan di hadapan banyak orang.

Dari apa yang penulis lihat sebagai seorang pengikut, ada pelajaran sederhana namun dalam: bahwa kesetiaan tidak selalu harus ditunjukkan dengan kata-kata besar.

Ia cukup terlihat dari bagaimana dua orang tetap memilih satu sama lain, bahkan saat keadaan tidak selalu mudah.

Pada akhirnya, cinta seperti inilah yang bertahan lama: tidak selalu mencolok, tetapi selalu terasa. Tumbuh dalam diam, kuat tanpa harus banyak bicara, dan tetap hangat meski waktu terus berjalan.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *