oleh

Wacana Pabrikasi Sopi Belum Final, Lukman: Jangan Bicara Asal dan Giring Opini

-Berita-14 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Ambon, Lukman Rumbori, meminta masyarakat menyikapi secara bijak wacana Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena terkait pabrikasi sopi.

Lukman menegaskan, pabrikasi sopi yang diwacanakan pemerintah kota belum merupakan keputusan final. Karena itu, menurutnya, publik tidak seharusnya langsung menarik kesimpulan atau membangun opini seolah-olah kebijakan tersebut sudah ditetapkan.

“Ini masih sebatas wacana. Jangan bicara asal dan kemudian menggiring opini publik seakan-akan Wali Kota sudah mengambil keputusan final. Kita harus melihat persoalannya secara utuh,” ujar Lukman.

Menurutnya, sebuah gagasan atau wacana kebijakan perlu dipahami terlebih dahulu sebelum diberikan penilaian. Terlebih, pembahasan mengenai pengaturan sopi menyangkut berbagai aspek yang membutuhkan kajian dan pembahasan lebih lanjut.

“Kalau memang ada wacana, mari kita lihat dulu konsepnya seperti apa. Jangan baru mendengar satu bagian kemudian langsung menyimpulkan bahwa pemerintah salah. Itu tidak bijak,” katanya.

Lukman juga mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah tetap disampaikan berdasarkan informasi yang jelas dan tidak sekadar mengikuti opini yang berkembang di media sosial.

“Berbeda pendapat itu hal biasa. Kritik juga penting. Tetapi kritik harus berdasarkan informasi dan data, bukan hanya berbicara tanpa memahami persoalan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak memberikan ruang kepada pemerintah dan DPRD untuk membahas wacana tersebut secara terbuka. Menurutnya, masyarakat tetap dapat menyampaikan masukan apabila pembahasan sudah berjalan.

“Pada prinsipnya, kita dukung proses yang baik. Kalau nanti sudah ada konsep dan pembahasan resmi, masyarakat bisa memberikan masukan. Jangan mendahului proses dan membuat kesimpulan seolah-olah semuanya sudah final,” pungkas Lukman. ***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *