oleh

Tokoh Pemekaran SBB Kecam Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Ingatkan Pemerintahan Bukan Milik Keluarga

PIRU, BABETO.ID – Dugaan penyalahgunaan wewenang yang menyeret istri Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Ny. Yeni Rosbayani Asri, menuai kritik keras dari tokoh pemekaran SBB, Dr. Natanel Elake.

Akademisi Universitas Pattimura itu menegaskan, jika informasi yang beredar benar, maka tindakan tersebut merupakan bentuk kesewenang-wenangan yang mencederai perjuangan lahirnya Kabupaten SBB sebagai daerah otonom.

Menurut Natanel, masyarakat SBB bukan pihak yang bisa diperlakukan semena-mena. Ia menilai campur tangan pihak yang tidak memiliki kewenangan dalam urusan pemerintahan dapat merusak sistem birokrasi dan mencoreng martabat masyarakat.

Ia juga menyoroti sikap pejabat daerah yang memilih diam atas persoalan tersebut. Natanel mengingatkan bahwa jabatan bersifat sementara, sedangkan nama baik dan integritas akan dikenang sepanjang waktu.

Kepada Bupati SBB, Natanel meminta agar mampu membatasi peran keluarga dalam urusan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa istri kepala daerah seharusnya menjalankan fungsi sesuai ketentuan, termasuk dalam kapasitas sebagai Ketua PKK, bukan mencampuri tata kelola birokrasi.

“Pemerintahan adalah amanah rakyat, bukan milik pribadi atau keluarga,” tegasnya.

Natanel menambahkan, Kabupaten SBB lahir dari perjuangan panjang, air mata, dan harapan masyarakat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan. Karena itu, ia meminta jangan sampai cita-cita tersebut rusak akibat tindakan segelintir orang.

Pernyataan Natanel menjadi sorotan karena dirinya dikenal sebagai salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam proses pemekaran Kabupaten Seram Bagian Barat.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *