AMBON, BABETO.ID – Mantan Ketua Bappeda Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Drs. Irwan Patty, M.Si, menegaskan bahwa rencana perpindahan lokasi Maluku Integrated Port (MIP) ke Pulau Ambon telah melalui kajian teknis yang matang.
Pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela pembukaan Safari Tadarus Al-Qur’an PB Iksamuni di Ambon, pada Kamis (26/02/2026).
Menurut Irwan, proyek strategis nasional itu bukan merupakan janji kampanye pasangan Lawamena, melainkan program yang diperjuangkan Pemerintah Daerah Maluku setelah Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.
Ia menjelaskan, pernyataan Wakil Gubernur yang sebelumnya menyebut Waisarisa, Kabupaten SBB, sebagai lokasi MIP saat Safari Ramadan 2025 di Gemba belum didasarkan pada studi kelayakan yang komprehensif.
“Proyek sebesar ini harus melalui kajian teknis yang matang agar memiliki sinergitas dan konektivitas yang kuat untuk mendorong pertumbuhan perdagangan internal Maluku maupun eksternal, khususnya di kawasan Indonesia Timur,” ujarnya.
Irwan menegaskan, pemindahan lokasi MIP bukan berarti Kabupaten SBB ditinggalkan. Dalam konsep pelabuhan terintegrasi, pelabuhan-pelabuhan pengumpan tetap dibutuhkan untuk mendukung distribusi dan arus logistik.
“SBB tetap menjadi salah satu pintu penting yang perlu diperkuat,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan pintu perdagangan juga harus dilakukan di setiap kabupaten/kota.
Sejumlah wilayah strategis seperti Buru, Bula, Tual, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar dinilai perlu diperkuat karena memiliki potensi konektivitas antardaerah dan berdekatan dengan provinsi lain.
Irwan menekankan, penetapan lokasi MIP harus menggunakan pendekatan bisnis dan ekonomi dengan mempertimbangkan kemudahan akses yang efektif dan efisien terhadap basis-basis ekonomi.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mempercayakan proses studi kelayakan kepada pemerintah pusat.
“Studi kelayakan merupakan kewenangan pemerintah pusat. Ini adalah gawe pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah. Mari kita percayakan agar hasilnya objektif dan demi kepentingan Maluku secara menyeluruh,” pungkasnya.***














Komentar