AMBON, BABETO.ID – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku memberikan apresiasi kepada Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, atas langkah yang diambil dalam penyelesaian persoalan tapal batas di kawasan Tanjung Sial antara Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Maluku Tengah.
Ketua Bidang Politik dan Kebijakan Publik PWPM Maluku, Wandri Makassar, mengatakan pihaknya mendukung keputusan yang diambil Gubernur Maluku karena dinilai sebagai upaya mencari solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat.
“Kami mengapresiasi langkah Gubernur Maluku dalam penyelesaian tapal batas antara Kabupaten SBB dengan Kabupaten Maluku Tengah di Tanjung Sial,” kata Wandri Makassar, Sabtu (25/7/2026).
Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah memiliki konsekuensi yang harus diterima semua pihak. Karena itu, PWPM Maluku memilih menghormati keputusan yang telah diambil demi menjaga stabilitas dan persatuan di Maluku.
Ia menjelaskan, apabila dilihat dari aspek rentang kendali dan peta pembentukan Kabupaten Seram Bagian Barat yang ditetapkan pemerintah pusat, kawasan tersebut memiliki keterkaitan dengan SBB.
Namun, di sisi lain terdapat faktor sosial masyarakat karena sebagian warga di wilayah itu merupakan anak dusun dari desa-desa yang berada di Kabupaten Maluku Tengah.
“Kalau melihat rentang kendali, mestinya ke Kabupaten SBB, dan juga sesuai peta pembentukan Kabupaten SBB dari pemerintah pusat. Namun, masyarakat di sana merupakan anak dusun dari desa-desa di Kabupaten Maluku Tengah,” ujarnya.
Selain itu, Wandri menilai hubungan budaya dan kultur masyarakat di kawasan tersebut juga memiliki kedekatan dengan desa-desa di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah keputusan tersebut tetap berada dalam bingkai kepentingan Provinsi Maluku dan tidak menimbulkan perpecahan antardaerah.
“Intinya, semua keputusan itu baik untuk kita semua. Yang penting tetap untuk Maluku dan tidak bergeser ke daerah di luar Maluku,” katanya.
Wandri menambahkan, PWPM Maluku mengagumi keberanian Gubernur Hendrik Lewerissa dalam mengambil keputusan terkait persoalan tapal batas yang telah lama menjadi perhatian masyarakat.
“Kami kagum dengan Gubernur Hendrik. Ini langkah yang cerdas dan tentu kami mendukung,” tutupnya.***












Komentar