MALUKU, BABETO.ID – Kepala Seksi Sumber Daya Alam (SDA) pada Dinas PUPR Provinsi Maluku inisial BK diduga tipu seorang warga dengan janji bakal mendapatkan pekerjaan.
Hal itu disampaikan seorang warga dengan inisial IL kepada media ini, Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurut IL, BK awalnya menelpon dirinya untuk menginformasikan bahwa ada penerimaan Satuan Kerja (Satker) di Kementrian PU.
”Dia awalnya telepon beta kalau ada penerimaan Satker di Kementrian PU. Lalu dia bilang, ade mari dari pada se iko-iko proyek di Tual beta ada kasi maso se nama, ” ujarnya.
Namun, janji perkataan tersebut kata IL tidak sesuai harapan. Sebab, BK mengatakan bahwa penerimaan Satker itu sudah terlambat dan IL harus mengerti keadaan berupa biaya agar bisa aman.
”Pas besoknya, BK bilang sudah terlambat. Jadi dong minta kalo bisa mangarti dong jua. Ada barang 2,5 juta kaseng, lalu beta bilang ohiya kaka sudah nanti beta kirim. Lalu beta kasih dia 2,5 juta,” tutur IL.
”Lalu, sebelum beta pulang lagi. Beta kasih dia 1,5 juta jadi total 4 juta, ” lanjutnya.
Lebih lanjut, IL mengatakan dirinya yang masih berada di Tual akhirnya pulang ke Ambon pada tanggal 16 Januari dengan harapan janji BK untuk pekerjaan sebagai Satker di Kementrian PU bisa terwujud namun, IL menyampaikan bahwa BK telah menipunya.
”Beta pulang pada tanggal 16 januari, beta tunggu tanggal 30 dia janji kata SK su kaluar. Beta tunggu seng ada, dia bilang tunda sampe tanggal 9 Februari, ok beta tunggu sampe tanggal 9 seng ada. Beta tunggu sampe tanggal 20-an, beta pi cek di dinas baru beta tahu dia inu seng pernah maso kantor, ” paparnya.
IL yang merasa telah di tipu selama beberapa bulan akhirnya mengambil jalur komunikasi via WhatsApp dengan BK untuk mengembalikan. Namun jawaban yang diterima IL tidak sesuai harapan.
”Beta chat dia, abang kanapa tipu beta, lalu dia bilang ade jang marah beta ada bagini-bagini. Lalu beta bilang abang kase pulang jua biar sadiki-sadiki, cicil akan. Sampe oras beta uang balom dikembalikan ,”kata IL.
Selain itu, IL menyatakan bukan saja dirinya yang menjadi korban penipuan oleh BK hingga berjuta-juta. Ada warga yang lain juga puluhan juta, termasuk kontraktor.
”Pas beta cek bukan beta saja, banyak. Termasuk om dari Negeri Lima ada 25 juta. Kontraktor di beta yang dia minta-minta uang amper 3 juta. Tambah China-china yang lain yang beta koordinasi deng dong yang dong uang hampir ratusan juta. Jadi dia ini (BK) beta perkirakan dia bawa lari dong pu kepeng hampir 400 lebe, ” tandasnya.
Tak sampai disitu, IL pun mengambil jalur komunikasi untuk bertemu Kadis PUPR Maluku terkait masalahnya dengan BK yang merupakan Kepala Seksi SDA PUPR Maluku. Namun kata IL, Kadis lepas tangan dengan alasan ini perbuatan BK.
”Batul juga, dia pu perbuatan. Cuman maksudnya tidak ada atensi yang baik. Potong dia gaji ka bagimana ka, baru dia ini seng pernah maso kantor. Lalu dikasih pembiaraan saja macam bagini, makanya beta pusing e, ” ucapnya. ***








Komentar