BABETO.ID, Ambon – Pemerintah Provinsi Maluku terus bergerak mempercepat pemerataan jaringan telekomunikasi di daerah kepulauan. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemprov Maluku memperkuat kolaborasi dengan Telkomsel untuk mendorong pembangunan jaringan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ambon, Senin (20/4/2026), sebagai bagian dari upaya mengatasi masih adanya wilayah blank spot di sejumlah kabupaten/kota di Maluku.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Titus FL Renwarin, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan konektivitas di wilayah kepulauan.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Telkomsel dalam mendukung penyediaan jaringan di wilayah Maluku, khususnya di daerah-daerah yang masih mengalami blank spot. Ini menjadi harapan besar agar seluruh masyarakat dapat mengakses informasi secara merata,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Hendrik Lewerissa terus mendorong pembangunan infrastruktur digital demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemerataan jaringan internet dan telekomunikasi menjadi kebutuhan mendesak di era digital, terutama untuk mendukung pendidikan, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, pihak Telkomsel menyatakan siap menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut dengan fokus pembangunan jaringan di titik-titik prioritas, khususnya kawasan 3T.
Selain penguatan jaringan, Telkomsel juga disebut akan mendukung program digitalisasi sektor pendidikan dan layanan pemerintahan daerah.
Melalui kerja sama ini, Pemprov Maluku berharap konektivitas digital semakin merata sehingga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Maluku.***














Komentar