oleh

MIP Pindah ke Ambon Dinilai Strategis, Nataniel Elake : Selaras Konsep Growth Center Bank Dunia

-Berita-50 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Pemindahan Maluku Investment Project (MIP) dari Kabupaten Seram Bagian Barat ke Kota Ambon dinilai sebagai langkah strategis yang sejalan dengan pendekatan pembangunan ekonomi modern.

Penilaian tersebut disampaikan Pakar Kebijakan Publik yang juga Dosen Pascasarjana Universitas Pattimura, Dr. Nataniel Elake, di Ambon, pada Rabu (25/2/2026).

Menurutnya, dalam perspektif pembangunan wilayah yang banyak direkomendasikan World Bank, penguatan pusat pertumbuhan (growth center) terbukti efektif dalam mempercepat akselerasi ekonomi daerah.

“Ambon sebagai ibu kota provinsi memiliki keunggulan dari sisi infrastruktur, konektivitas, dan kapasitas kelembagaan. Ini menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem investasi yang kompetitif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, teori aglomerasi ekonomi menunjukkan investasi cenderung berkembang lebih cepat pada wilayah yang memiliki konsentrasi aktivitas ekonomi, jaringan perbankan, serta akses transportasi yang memadai.

Dibandingkan Kabupaten Seram Bagian Barat, Ambon dinilai lebih siap dari sisi dukungan administratif maupun layanan publik untuk mendorong promosi investasi secara efektif.

“Bank Dunia selalu menekankan pentingnya ease of doing business. Kemudahan perizinan, kepastian regulasi, serta koordinasi antar-lembaga menjadi kunci. Jika MIP berada di pusat pemerintahan dan ekonomi seperti Ambon, maka prosesnya bisa lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

Meski demikian, Dr. Elake menegaskan pemindahan MIP tidak boleh dimaknai sebagai bentuk sentralisasi pembangunan yang mengabaikan daerah lain.

Ia justru melihat langkah ini sebagai strategi untuk memperkuat fungsi Kota Ambon sebagai hub investasi regional yang nantinya mendistribusikan manfaat ekonomi ke seluruh kabupaten/kota di Maluku, termasuk Seram Bagian Barat.

“Yang terpenting investasi yang dipromosikan tetap berbasis potensi unggulan daerah. Ambon menjadi pusat koordinasi, tetapi manfaat ekonominya harus dirasakan secara merata,” tegasnya.

Dengan pendekatan tersebut, ia optimistis MIP dapat berperan lebih maksimal dalam menarik investor serta mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku yang berkelanjutan dan inklusif.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *