JAKARTA, BABETO.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sekitar 490 pemerintah daerah (pemda) berpotensi mengalami kesulitan keuangan, termasuk dalam memenuhi pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN).
Pernyataan tersebut kembali menjadi perhatian setelah beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan oleh akun Facebook Kbabib Nuaiman pada Rabu (12/8/2026) dengan keterangan atau caption “Cilaka”.
Dalam pernyataan yang beredar, Purbaya menyebut kondisi sejumlah pemda mengalami tekanan setelah adanya penyesuaian transfer ke daerah. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kemampuan daerah dalam membayar gaji pegawai dan membiayai kebutuhan operasional pemerintahan.
“Gak ada duitnya,” demikian potongan pernyataan Purbaya yang dikutip dalam unggahan yang beredar di media sosial.
Sebelumnya, Purbaya memang mengungkapkan bahwa sekitar 490 pemda berpotensi membutuhkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat untuk menjaga kemampuan fiskal daerah.
Pemerintah pusat kemudian menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp20,5 triliun untuk memperkuat kondisi keuangan 490 pemda, termasuk memastikan pembayaran gaji PNS dan PPPK tetap berjalan.
Menteri Keuangan menyatakan besaran bantuan akan dihitung berdasarkan kebutuhan dan kondisi anggaran masing-masing daerah. Proses administrasi penyaluran juga dilakukan agar daerah yang mengalami tekanan fiskal dapat memenuhi kewajiban belanja pegawai.
Isu ini menjadi perhatian karena pembayaran gaji ASN merupakan salah satu kewajiban utama pemerintah daerah yang harus tetap dipenuhi di tengah tekanan fiskal dan penyesuaian anggaran transfer dari pemerintah pusat.***














Komentar