oleh

Ketua MUI Maluku Puji Komitmen Gubernur Hendrik Perkuat Kafilah MTQ Nasional

AMBON, BABETO.ID – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku, Abdullah Latuapo, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Maluku dalam memperkuat pembinaan kafilah yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Semarang, Jawa Tengah, pada pertengahan September 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Abdullah saat diwawancarai di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (12/8/2026). Ia menilai langkah pembinaan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Maluku menjadi bagian penting untuk mematangkan kemampuan dan kesiapan peserta sebelum tampil di tingkat nasional.

“Saya sangat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku melalui Ketua LPTQ, Kasrul Selang, yang telah melakukan langkah-langkah pembinaan dalam rangka mempersiapkan anak-anak kita menuju MTQ Nasional,” ujarnya.

Menurut Abdullah, keseriusan tersebut salah satunya diwujudkan dengan mengirim 13 peserta untuk mengikuti latihan intensif di Pondok Pesantren Al-Kautsar, Pamulang, Tangerang Selatan. Pembinaan di Jakarta diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, mental, serta kesiapan para qori dan qoriah Maluku.

Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat berdampak pada peningkatan prestasi Maluku sekaligus memperbaiki posisi daerah tersebut dalam peringkat MTQ Nasional.

“Mudah-mudahan dengan upaya yang dilakukan ini dapat mengubah peringkat kita di tingkat nasional. Di samping sebagai syiar Islam, kita juga ingin anak-anak dari Provinsi Maluku mampu mencapai prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama daerah,” harapnya.

Abdullah juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Maluku, jajaran Pemprov Maluku, serta pengurus LPTQ yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi proses pembinaan para kafilah.

Secara terpisah, Plt Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Kasrul Selang, mengatakan peningkatan peringkat Maluku di tingkat nasional menjadi salah satu fokus utama dalam persiapan MTQ Nasional 2026.

Menurutnya, hasil pelaksanaan MTQ Provinsi Maluku sebelumnya serta capaian qori dan qoriah pada MTQ Nasional terdahulu menjadi bahan evaluasi dalam menentukan peserta yang akan memperkuat kafilah Maluku.

“Fokus kita adalah bagaimana menaikkan peringkat Maluku di tingkat nasional. Hasil dari pelaksanaan MTQ Provinsi beberapa waktu lalu dan hasil yang dicapai para qori dan qoriah di MTQ sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk pembentukan tim ke tingkat nasional,” jelas Kasrul.

Ia menambahkan, sebanyak 13 peserta telah dikirim ke Jakarta untuk menjalani latihan yang lebih intensif dengan dukungan pelatih bertaraf nasional dan internasional.

Kasrul menyebut dukungan MUI Maluku, para ustaz, guru-guru, seluruh bupati dan wali kota, serta masyarakat Maluku menjadi energi tambahan bagi tim dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional.

“Dukungan MUI Maluku, para ustaz, guru-guru kami, seluruh bupati dan wali kota serta masyarakat Maluku pada umumnya menjadi penyemangat kami dan komitmen kami untuk memberikan yang terbaik,” tandasnya.

Dengan pembinaan terpusat dan latihan intensif di Jakarta, Pemprov Maluku bersama LPTQ berharap para kafilah mampu tampil maksimal di MTQ Nasional 2026. Selain membawa misi syiar Islam, keikutsertaan tersebut juga menjadi momentum untuk mengangkat prestasi dan nama Maluku di tingkat nasional.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *