oleh

Jumlah Muslim di Spanyol Naik 10 Kali Lipat, Padahal Pernah Dilarang Selama 500 Tahun

SPANYOL, BABETO.ID – Jumlah umat Muslim di Spanyol mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Padahal, sekitar 500 tahun lalu, Islam pernah dilarang setelah berakhirnya kekuasaan Muslim di Andalusia.

Dilansir pada Selasa (21/7/2026), dari akun TikTok Vazzams, perkembangan Islam di Spanyol kembali menjadi sorotan karena jumlah pemeluknya terus bertambah.

Setelah jatuhnya Granada pada 1492, umat Islam di Spanyol menghadapi berbagai pembatasan. Banyak yang dipaksa meninggalkan agama Islam atau keluar dari wilayah Spanyol.

Namun, seiring berjalannya waktu, kebebasan beragama kembali diakui dan komunitas Muslim tumbuh melalui migrasi serta kelahiran generasi baru.

Perkembangan tersebut juga terlihat dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola. Sejumlah pemain Timnas Spanyol diketahui memiliki latar belakang keluarga Muslim, seperti Lamine Yamal, Ansu Fati, Adama Traoré, dan Munir El Haddadi.

Kehadiran mereka mencerminkan semakin beragamnya latar belakang masyarakat Spanyol saat ini.

Meski demikian, identitas agama setiap pemain merupakan urusan pribadi dan tidak semua pemain keturunan Muslim secara terbuka menyatakan keyakinannya.

Yang jelas, pertumbuhan komunitas Muslim telah menjadi bagian dari perubahan demografi dan keberagaman masyarakat Spanyol modern.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *