oleh

Ini Wajah Salah Satu Oknum yang Sebut Warga Ambon Monyet dan Usir dari Indoneisa

-Berita, Hukum, Sosial-104 Dilihat

JAKARTA, BABETO.ID – Akun media sosial seorang oknum yang diduga mengunggah video berisi ujaran menghina masyarakat Ambon dilaporkan telah ditutup setelah menuai kecaman dari berbagai pihak.

Meski akun tersebut sudah tidak lagi dapat diakses, foto dan video yang diduga memuat pernyataan tersebut masih beredar luas di media sosial.

Informasi itu diketahui dari unggahan akun Facebook KELUARGA KEI BESAR pada Rabu (29/7/2026), yang diposting oleh Boris Amisterdam.

Doc. Postingan oknum penghina orang Ambon

Dalam keterangannya, Boris menyebut akun media sosial oknum tersebut telah ditutup setelah mendapat tekanan dan kecaman dari publik.

“Amal dapat serang sampai dy tutup akun,” tulis Boris dalam unggahannya.

Ia menambahkan bahwa penutupan akun tidak menghapus jejak unggahan yang telah tersebar luas.

“Biar tutup akun, tapi foto dan video yang menghina orang Ambon su tersebar di mana-mana. Jadi ose (kamu) tunggu ose pung bagian amal,” tulisnya.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, oknum tersebut diduga sebelumnya mengunggah sebuah video yang berisi narasi menghina masyarakat Ambon dengan menyebut mereka sebagai “monyet”.

Doc. Foto-foto oknum penghina orang Ambon

Selain itu, ia juga diduga mengeluarkan pernyataan yang meminta warga Ambon meninggalkan Pulau Jawa dan bahkan menyampaikan ajakan agar Ambon memisahkan diri dari Indonesia.

Unggahan tersebut sontak memicu kemarahan dan kecaman dari berbagai kalangan.

Banyak pengguna media sosial menilai pernyataan tersebut mengandung unsur penghinaan terhadap suatu kelompok masyarakat dan berpotensi memicu konflik maupun perpecahan.

Sejumlah pihak juga mendesak aparat penegak hukum untuk menelusuri identitas pemilik akun dan mengusut dugaan ujaran kebencian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas oknum tersebut maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.

BABETO.ID juga belum memperoleh konfirmasi langsung dari pihak yang bersangkutan terkait video dan unggahan yang beredar di media sosial.

Redaksi BABETO.ID mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif, tidak mudah terprovokasi oleh konten yang berpotensi memecah belah persatuan, serta menyerahkan penanganan dugaan pelanggaran hukum kepada aparat yang berwenang.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *