BURU, BABETO.ID – Gubernur Maluku bersama Kapolda Maluku dan Pangdam XV/Pattimura melakukan kunjungan kerja ke kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, Rabu (6/5/2026), guna meninjau kondisi wilayah pasca-penertiban tambang ilegal.
Dalam kunjungan tersebut, pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K., M.M. Ia memastikan seluruh agenda berjalan aman, tertib, dan kondusif selama rombongan pejabat berada di lokasi.
Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama personel TNI, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda Kabupaten Buru. Langkah itu dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengantisipasi munculnya kembali aktivitas tambang ilegal di kawasan Gunung Botak.
Kapolres Buru menegaskan bahwa aparat keamanan terus melakukan patroli dan pengawasan rutin guna memastikan kawasan tersebut tetap steril dari aktivitas penambangan tanpa izin.
Selain pendekatan penegakan hukum, aparat juga terus mengedepankan langkah persuasif kepada masyarakat melalui edukasi terkait dampak kerusakan lingkungan dan potensi konflik sosial akibat tambang ilegal.
Hasil peninjauan menunjukkan kondisi Gunung Botak mulai mengalami perubahan setelah dilakukan penertiban secara bertahap oleh aparat gabungan. Pemerintah daerah dan aparat keamanan juga berkomitmen menjaga kawasan tersebut agar tetap aman dan tertata.
Kunjungan Gubernur Maluku bersama jajaran Forkopimda itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah dan aparat keamanan dalam mendukung pengelolaan pertambangan yang legal dan berkelanjutan di Kabupaten Buru.***











Komentar