AMBON, BABETO.ID – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menegaskan pentingnya mengedepankan langkah pencegahan dalam upaya perlindungan perempuan dan anak dibanding hanya berfokus pada penanganan kasus yang telah terjadi.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Forum Konsolidasi Perempuan Seribu Pulau di Ambon. Menurut Veronica, perlindungan perempuan dan anak harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, kemudian diperkuat di tingkat masyarakat hingga desa melalui kolaborasi lintas sektor.
“Masalah perempuan dan anak tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Semua pihak harus menjadi bagian dari satu ekosistem perlindungan,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek perlindungan, Veronica juga mendorong penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi daerah.
Ia menilai Maluku memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis komunitas melalui sektor perikanan, UMKM, dan berbagai usaha produktif yang melibatkan perempuan.
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu kunci dalam menciptakan keluarga yang kuat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Forum Konsolidasi Perempuan Seribu Pulau diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu memperkuat kebijakan pembangunan responsif gender sekaligus memperluas jangkauan perlindungan perempuan dan anak hingga ke daerah-daerah terpencil di Maluku.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan yang inklusif, berkeadilan, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi perempuan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.***











Komentar