oleh

Benhur Watubun Sebut yang Ribut Jika MBG Bubar Bukan Murid tapi Pengusaha

-Berita, Politik-146 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur Watubun, menyinggung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat memberikan sambutan dalam Diskusi Publik bertajuk Obrolan Demokrasi yang digelar DPD PDI Perjuangan Maluku di Ambon, Sabtu (25/7/2026).

Dalam sambutannya, Benhur menyampaikan pandangannya mengenai pelaksanaan program MBG. Menurutnya, apabila program tersebut dihentikan, pihak yang paling banyak mempersoalkannya bukan para siswa maupun orang tua, melainkan para pelaku usaha yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

“MBG kalau bubar, yang ribut bukan murid atau orang tua, tapi pengusaha yang punya MBG,” ujar Benhur.

Ia menyampaikan pernyataan itu sebagai bagian dari pandangannya terhadap pelaksanaan kebijakan publik yang, menurutnya, harus benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya pihak yang menjadi penerima manfaat.

Benhur menekankan bahwa setiap program pemerintah perlu dievaluasi berdasarkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat, bukan semata-mata berdasarkan kepentingan pihak-pihak yang memperoleh manfaat ekonomi dari pelaksanaannya.

Diskusi publik yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Maluku tersebut dihadiri kader partai, akademisi, Ketua-ketua OKP, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan itu membahas perkembangan demokrasi dan berbagai isu kebijakan publik di Indonesia.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *