SBB, BABETO.ID – Momen penjemputan Yeni Rosbayani Asri di Dermaga Feri Waipirit oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menjadi sorotan publik.
Dilansir dari akun TikTok BABETO.ID pada Jumat (11/9/2026), video tersebut diberi keterangan, “Berlaga seperti Bupati, DPRD SBB jemput Yeni Rosbayani di pelabuhan Feri Waipirit.”
Unggahan itu kemudian mendapat respons dari sejumlah pengguna TikTok. Salah satunya akun @Ronal Boiratan yang memberikan komentar singkat, “Nunusaku menangis.”
Sorotan semakin berkembang setelah beredar surat yang disebut sebagai surat resmi Pemerintah Kabupaten SBB. Surat bernomor 100.10-4.2/2026 tersebut disebut ditujukan kepada Ketua DPRD SBB beserta seluruh anggota dewan.
Dalam surat itu, para legislator disebut diminta untuk menyambut kedatangan Ny. Yeni Rosbayani Asri di Dermaga Feri Waipirit. Yeni Rosbayani Asri diketahui merupakan istri Bupati SBB sekaligus Ketua TP-PKK Kabupaten SBB.
Beredarnya surat tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah publik mengenai kepatutan permintaan kepada seluruh anggota DPRD untuk melakukan penjemputan terhadap istri kepala daerah.
Sejumlah pihak menilai agenda tersebut tidak lazim karena DPRD memiliki kedudukan sebagai lembaga legislatif daerah. Namun, alasan dan pertimbangan resmi di balik permintaan penjemputan tersebut belum diketahui secara pasti.
Karena itu, polemik ini masih membutuhkan penjelasan dari pihak Pemerintah Kabupaten SBB maupun pimpinan DPRD SBB agar publik memperoleh informasi yang utuh mengenai tujuan dan dasar surat tersebut.
Sementara itu, komentar “Nunusaku menangis” yang disampaikan akun @Ronal Boiratan merupakan pendapat pribadi pemilik akun dan tidak dapat dianggap mewakili pandangan seluruh masyarakat SBB.
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian publik, terutama terkait batas kepatutan antara penghormatan kepada keluarga kepala daerah dan posisi DPRD sebagai lembaga penyelenggara pemerintahan daerah.***













Komentar