AMBON, BABETO.ID – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menjadi salah satu dari 25 kepala daerah di Indonesia yang mengikuti Program Kepemimpinan Pemerintahan Daerah (KPPD) II yang digelar di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kualitas kepemimpinan kepala daerah agar lebih inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam unggahan di akun Facebook pribadinya, Selasa (11/11/2025), Bodewin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya bisa mengikuti kegiatan tersebut.
“Kesempatan yang luar biasa bagi kami 25 Kepala Daerah yang mengikuti KPPD II, bisa berkunjung dan berdiskusi di Lee Kuan Yew School of Public Policy Singapura. Semoga bermanfaat bagi peningkatan pelayanan publik. Beta Par Ambon… Ambon Par Samua,” tulisnya.
Unggahan itu mendapat respons positif dari warganet, yang menilai keikutsertaan Bodewin sebagai langkah penting untuk membawa pembaruan dan semangat pelayanan publik di Kota Ambon.
Sebelumnya, pada Sabtu (08/11/2025), Bodewin juga membagikan pesan reflektif tentang makna kepemimpinan melalui unggahan lain di media sosialnya.
“Melayani dengan hati yang tulus, sebagaimana kasih seorang ibu yang tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih, sehingga semua orang di sekitar kita merasakan kedamaian.
Pemimpin pelayan adalah pemimpin yang mengubah rasa kemalangan orang yang dipimpinnya menjadi rasa bahagia, damai, dan sukacita,” tulisnya dalam unggahan berlokasi di Jakarta.
Pesan tersebut menggambarkan filosofi kepemimpinan yang dipegang Bodewin: memimpin dengan ketulusan dan pelayanan hati, bukan sekadar jabatan.
Melalui partisipasinya dalam KPPD II, Bodewin berharap dapat menerapkan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan, sehingga pelayanan publik di Kota Ambon semakin efektif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.***














Komentar