oleh

UM Maluku dan UKIM Teken MoU, Kolaborasi Nyata Jadi Target Bersama

-Berita-41 Dilihat

AMBON, BABETO.ID — Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) dan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) sepakat memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Rektor UM Maluku, Rabu (5/8/2026). Penandatanganan dihadiri jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi.

Rektor UM Maluku, Prof. Faris Al-Fadhat, Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada UKIM yang telah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola pendidikan tinggi di Maluku.

“Selamat kepada UKIM yang telah berusia 41 tahun dalam mengelola perguruan tinggi. Kami memberi hormat kepada UKIM sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Provinsi Maluku,” ujar Faris.

Menurut Faris, pengalaman panjang UKIM menjadi pembelajaran penting bagi UM Maluku yang berdiri pada 2021. Karena itu, kerja sama kedua kampus diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU.

Ia mendorong agar kesepakatan tersebut diterjemahkan dalam program konkret, seperti kolaborasi antardosen, penelitian bersama, kegiatan pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Doc: Rektor UM dan UKIM saat teken MoU

“Kami ingin beberapa dosen UM Maluku berinteraksi dan bekerja sama dengan dosen-dosen yang ada di UKIM, sehingga atmosfer pendidikan di Kota Ambon dan Provinsi Maluku betul-betul hidup,” katanya.

Faris menilai kolaborasi antarperguruan tinggi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, semakin banyak perguruan tinggi yang membangun kerja sama, semakin kuat pula ekosistem pendidikan di Maluku.

Ia juga menekankan semangat fastabiqul khairat atau berlomba dalam kebaikan sebagai salah satu nilai yang dapat mendorong kerja sama tersebut.

“Di Muhammadiyah fastabiqul khairat itu bukan hanya berlomba, tetapi bekerja sama dalam kebaikan. Kerja sama yang kita lakukan adalah kebaikan untuk semua, demi memajukan masyarakat di Maluku,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UKIM, Dr. Steve G. C. Gaspersz, M.Si., M.A., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi masa depan.

“Kepentingan kita sebagai perguruan tinggi adalah membicarakan masa depan, karena kita sedang mendidik generasi masa depan,” kata Steve.

Menurutnya, dinamika masyarakat dan perubahan regulasi menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi. Termasuk perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang telah memengaruhi pola belajar mahasiswa dan cara kerja dosen.

Karena itu, Steve menilai kolaborasi antarkampus menjadi penting untuk saling bertukar pengalaman dan menghadapi berbagai perubahan tersebut.

“Rektor UM Maluku sudah menyampaikan bahwa tidak ada pilihan lain, kita berkolaborasi,” tegasnya.

Steve juga menekankan bahwa MoU bukan tujuan akhir dari kerja sama kedua perguruan tinggi.

“Penandatanganan MoU itu cuma kertas, yang diperlukan adalah semangatnya,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah penandatanganan MoU, kedua kampus akan melanjutkan komunikasi untuk menyusun program kerja sama yang lebih konkret, termasuk penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pembelajaran, serta pemanfaatan peluang hibah pemerintah.

Steve kemudian mengutip ungkapan, “If you want to go fast, go alone. But if you want to go far, go together.”

Menurutnya, pesan tersebut menggambarkan pentingnya membangun kerja bersama jika ingin mencapai tujuan yang lebih jauh.

“Kalau kita mau bekerja secara cepat, berjalan sendiri. Tapi kalau kita mau berjalan jauh, kita perlu berjalan bersama-sama,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kerja sama UM Maluku dan UKIM bukan merupakan pertemuan terakhir, melainkan awal dari kolaborasi yang diharapkan berkelanjutan.

“Ini bukan pertemuan yang terakhir. Kita akan melanjutkan dengan kerja-kerja kita bersama,” pungkasnya.

Penandatanganan MoU turut dihadiri jajaran pimpinan UM Maluku, di antaranya Wakil Rektor I dan II, para dekan, ketua program studi, serta perwakilan kepala lembaga.

Sementara dari UKIM hadir Wakil Rektor IV, kepala biro, Kepala Bagian Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, serta jajaran staf.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi kedua perguruan tinggi untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Provinsi Maluku.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *