oleh

Terungkap Otak Dibalik Akun Tiktok Senter Maluku Gencar Nyerang Gubernur HL, Diduga Pesanan Orang Dekat RM

MALUKU, BABETO.ID – Perdebatan sengit antara dua netizen di group Gerbang Malteng (Facebook) yaitu, RM dan SS, memanas di media sosial.

Keduanya saling melontarkan komentar keras hingga mengancam membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Perseteruan bermula dari RM memposting video Tiktok @Senter Maluku di grup Facebook Gerbang Malteng. Dalam video itu Senter Maluku atau disapa Eros ini keras menyerang Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dengan gaya komunikasi yang terbilang brutal.

Senter Maluku atau Eros bahkan menuding Hendrik Lewerissa kekanak-kanakan dan tidak membalas kebaikan relawan yang berjuang kepadanya. Ia juga menyatakan HL tidak tahu diri.

Selain itu, Eros (Senter Maluku) juga menyatakan bahwa pasangan Lawamena (Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath) di menangkan di Kabupaten Serang Bagian Timur (SBT) bukan atas kerja belasan atau puluhan orang. Melainkan puluhan ribu orang.

Namun naasnya, apa yang disampaikan Eros jauh dari fakta dan data yang akurat. Pasalnya, di SBT pasangan HL-AV berada diurutan dua dibawah pasangan JAR-MK. Artinya Lawamena kalah bukan menang di SBT.

Lantas, postingan RM itu pun memicu reaksi netizen SS salah satunya. Ia menyatakan bahwa video tiktok yang disampaikan Eros Senter Maluku diduga atas pendengaran sepihak dari RM.

“Eros jang ose baca peta Maluku karna dengar sepihak dari RM pambodo basar nih..Lawamena kalah di SBT..Kalau ose blng AV  setiap pertarungan politik menang di Tamilouw tp apa yg dia kase par Tamilouw, ucapan terima kasih saja tar pernah,silakan ose konsultasi sama kaka Alan Wailissa sama Kak Dafian Soilepu. Momentum politik kemarin Eros posisi di Jakarta sampe ini, “tulis SS.

Pemilik akun Tiktok @Senter Maluku diduga pesanan orang dekat RM untuk menyerang Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa

RM langsung merespons tudingan itu dengan memperingatkan SS agar berhati-hati dalam berkomentar di ruang publik. Menurut Rustam, penyebutan jabatan resmi dan inisial seseorang bisa berpotensi melanggar UU ITE. “Biar polisi yang jelaskan, supaya Ale paham kalau menyebut jabatan DPRD dan inisial orang itu bisa jadi pelanggaran UU ITE,” tulis Rustam dalam komentarnya.

Namun, SS tak gentar. Ia menantang RM untuk segera membuat laporan polisi, bahkan menegaskan siap membongkar siapa pihak yang disebut-sebut memesan serangan politik terhadap figur HL. “Beta tunggu ose pung laporan, supaya beta suru ade Eros bongkar siapa yang pesan untuk menyerang HL,” balas SS dengan nada menantang.

Percakapan keduanya kian memanas ketika Rustam meminta SS menghapus komentarnya demi menghindari jeratan hukum. SS justru membalas dengan nada kasar, menyebut RM tidak pantas diajak diskusi rasional.

Selain RM dan SS, beberapa akun lain ikut menanggapi. Ada yang menyinggung kekalahan tokoh tertentu di SBT, kedekatan dengan pejabat provinsi, hingga spekulasi posisi politik di Jakarta. Bahkan ada komentar yang menyebut konflik ini hanya memperlihatkan “perang opini” antar kelompok politik yang sedang bersaing di Maluku.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi apakah ancaman laporan polisi benar-benar telah dilayangkan. Namun, perdebatan terbuka di media sosial ini menunjukkan panasnya suhu politik jelang kontestasi di daerah, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). ***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed