oleh

Tangis Gubernur Hendrik Pecah Lihat Anak-anak Terdampak Konflik di Seram Barat

-Berita-239 Dilihat

AMBON, BABETO.ID — Tangis Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa pecah saat melihat langsung kondisi puluhan anak yang terdampak konflik antarkelompok di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Hendrik tak kuasa menahan air mata ketika melihat kondisi anak-anak dari Desa Patahuwe yang harus merasakan dampak dari situasi konflik.

“Kami tidak ingin situasi seperti ini terjadi. Saya harap semua dapat berakhir dengan cepat,” kata Hendrik sambil mengusap air matanya.

Suasana di lokasi seketika hening. Perhatian warga dan para pendamping tertuju kepada Gubernur yang menunjukkan keprihatinannya terhadap kondisi anak-anak tersebut.

Pantauan Babeto.Id, puluhan anak dari Desa Patahuwe mendapat pendampingan dari relawan yang terdiri dari unsur TNI dan Polri. Mereka diberikan edukasi dan pendampingan untuk membantu memberikan rasa aman serta mengurangi dampak psikologis akibat situasi konflik.

Doc: Pembagian seragam SD, SMP dan SMA dari Pemprov Maluku kepada anak-anak terdampak konflik di Seram Barat

Di bawah terik matahari, Hendrik meminta agar anak-anak tetap mendapatkan perhatian dan edukasi yang baik selama berada di lokasi.

“Anak-anak harus diberikan edukasi yang baik,” ujar Hendrik.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan bantuan kepada anak-anak terdampak konflik. Bantuan tersebut berupa pakaian dan seragam, makanan, serta obat-obatan.

Hendrik berharap situasi konflik dapat segera berakhir sehingga masyarakat, terutama anak-anak, dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan tenang.

Konflik antara kelompok dari Desa Lisabata dan Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, terjadi beberapa hari lalu.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban serta menyebabkan sejumlah rumah dan tanaman cengkih milik warga terbakar.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *