AMBON, BABETO.ID – SPBU Wayame diduga ada banyak mafia Pertalite, oknum bernama Herry diminta untuk penjarakan.
Dilansir dari komentar akun tiktok @hellyeteshelly0, di postingan tiktok babeto.id, pada Rabu (7/1/2026), tentang SPBU Wayame diduga ada banyak mafia Pertalite.
Akun tiktok @hellyeteshelly0 atau @F. R. M. A. gacor, mengomentari bahwa penjarakan oknum yang bernama Herry selalu pengawas, itu yanv otak dalang dari semua mafia minyak di SPBU Wayame.
Diketahui bahwa Viral di media sosial Tiktok, SPBU Wayame diduga ada banyak mafia minyak pertalite.
Hal itu terlihat pada unggahan akun Tiktok Ica Iraheza dikutip media ini pada Jumat, 2 Januari 2026.
Dalam postingannya, Ica menulis SPBU Wayame banyak mafia minyak. Ia juga meminta pihak terkait untuk periksa semua petugas SPBU Wayame.
“Mafia minyak SPBU Wayame Ambon, ” tulisnya.
Ica menjelaskan pada caption unggahannya bahwa mobil dengan plat nomor DE 1608 AT adalah sebuah mobil mini bus yang sudah dirinya dapati 2 kali dengan waktu dan hari yang berbeda.
Ketika mobil ini mengisi minyak Pertalite kurang lebih 10-15 menit.
“Saya juga pengguna mobil LCGC (Sirga, Calya dll) untuk ukuran tangki 300 ribu sudah full tangki. Itu waktu pengisian paling lama 5 menit, ” jelasnya.
“Waktu pertama saya dapati mobil ini di SPBU Wayame. Saya mengisi minyak dengan jumlah antrian yang panjang, ternyata mobil ini sudah dimodifikasi tangki minyaknya. Jadi dari tangki mobil dia langsung tersambung ke curiga yang ada dalam mobil tersebut, ” ujarnya.
“Saya yang lihat dengan mata sendiri, supir mobil ini DE 1608 AT sedang memindahkan cerigen dalam mobil. Terus kacanya sengaja di pilox hitam dari dalam agar dari luar orang tidak kelihatan, ” paparnya.
Anehnya menurut Ica setiap mobil DE 1608 AT mengisi BBM kaca mobil dalam keadaan tertutup.
“Hanya kaca mobil turun sedikit saja, dan sopir mobilnya tidak keluar dari dalam mobil, ” tuturnya.
Ica pun menyampaikan lagi bahwa pada tanggal 30 Desember 2025 mobil yang sama sedang mengisi BBM dan semua mobil yang ada antri di belakangnya dialihkan ke pompa lain dari pegawai SPBU Wayame.
“Tolong pihak terkait periksa semua pegawai SPBU Wayame bila perlu cek CCTV di jam 09.16 WIT tanggal 30 Desember 2025, agar melihat jelas berapa lama mobil tersebut mengisi BBM. Saya akan terus mengamati hal ini di semua media, ” pintanya dengan tegas. ***











Komentar