AMBON, BABETO.ID – Kurang dari 1 hari, hari ini menjelang satu tahun pemerintah Provinsi Maluku periode 2025-2026 yang dipimpin Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath menjalankan amanah rakyat dengan tema Lawamena (langkah maju bersama).
Selama setahun terakhir, kita menyadari bahwa berbagai pandangan, komentar, bahkan cemoohan telah banyak beredar di ruang publik dan media sosial.
Kami memahami bahwa setiap kritikan bisa menjadi energi untuk lebih baik, namun kami juga merasa perlu menyajikan gambaran yang jelas, objektif, dan berbasis fakta tentang apa yang telah kami kerjakan – bukan untuk membantah, melainkan untuk memberikan dasar diskusi yang sehat dan memungkinkan setiap orang untuk memverifikasi sendiri kebenaran informasi yang ada.
Berikut adalah capaian konkrit yang telah dicapai selama satu tahun masa bakti, lengkap dengan sumber resmi yang dapat diakses dan diverifikasi oleh seluruh masyarakat Maluku, khususnya bagi mereka yang selama ini memiliki keraguan atau bahkan telah menyampaikan kritikan yang tidak berdasar – semoga informasi ini menjadi dasar untuk introspeksi bersama dan fokus pada apa yang benar-benar bermanfaat bagi kemajuan tanah air kita tercinta, Maluku.
SEKTOR EKONOMI : DASAR KEMANDIRIAN TERBENTUK
Program Emas Biru sebagai pijakan pembangunan ekonomi maritim telah menunjukkan hasil nyata yang dapat dirasakan.
Pendapatan dari hak Participating Interest (PI) 10% Blok Masela mulai mengalir sebanyak Rp 1,2 triliun pada tahun 2025, yang tidak hanya masuk ke kas daerah tetapi juga telah dialokasikan secara jelas untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih, jalan raya, dan program kesejahteraan masyarakat.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Keuangan Tahunan Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2025: https://malukuprov.go.id/keuangan/laporan-keuangan-daerah/
– Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 (bagian alokasi dana Blok Masela): https://malukuprov.go.id/rencana-kerja-daerah/
Kita juga telah bergerak dari pola ekspor bahan mentah ke produk olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Sentra pengolahan sagu di Pulau Seram telah beroperasi dan menghasilkan 5.000 ton tepung sagu berkualitas ekspor per bulan, sementara pusat pengolahan pala di Ambon telah memasarkan minyak pala dan produk olahan lainnya ke pasar Jakarta, Surabaya, serta negara ASEAN seperti Singapura dan Malaysia.
Di Maluku Utara, hilirisasi kelapa telah menghasilkan produk sabun alami dan minyak kelapa murni yang diekspor ke Thailand dan Filipina.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Bulanan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Maluku Tahun 2025: https://daginperind.malukuprov.go.id/laporan-kinerja/
– Data Ekspor-Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan: https://www.kemendag.go.id/statistik-ekspor-impor/
Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah, kami telah memberikan bantuan modal dan pelatihan manajemen kepada lebih dari 3.000 UMKM lokal di seluruh provinsi.
Hasilnya, 20% di antaranya berhasil memasarkan produk mereka melalui platform digital seperti Tokopedia dan Shopee, sehingga jangkauan pasar mereka semakin luas.
Selain itu, subsidi transportasi laut yang kami laksanakan telah berhasil menjaga fluktuasi harga barang pokok di wilayah terpencil seperti Aru, Tanimbar, dan Maluku Tenggara Barat di bawah 5% per bulan – artinya masyarakat tidak perlu lagi khawatir dengan kenaikan harga yang tidak terkendali.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Kinerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Provinsi Maluku Tahun 2025: https://diskopukm.malukuprov.go.id/laporan/
– Data Pemantauan Harga Bahan Pokok Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku: https://maluku.bps.go.id/statistik-publik/harga/
KONEKTIVITAS & INFRASTRUKTUR: JALUR NADI PEMBANGUNAN
Kita menyadari bahwa tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan adalah hal yang tidak bisa kita pungkiri. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama.
Pembangunan Maluku Integrated Port di Ambon telah mencapai tahap 70% penyelesaian dan telah mulai beroperasi sebagian untuk kegiatan pengiriman barang seperti gandum, baja, dan bahan bangunan.
Proyek ini diharapkan dapat berjalan penuh pada akhir tahun 2026 dan menjadi gerbang utama perdagangan luar negeri untuk Maluku.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Kemajuan Proyek Konsorsium Kontraktor Pelabuhan Maluku (dokumen resmi dapat diakses melalui): https://malukuprov.go.id/pembangunan-infrastruktur/
– Peraturan Gubernur Maluku Nomor 12 Tahun 2025 tentang Pembangunan Pelabuhan Terpadu Maluku (tersedia di perpustakaan daerah dan situs resmi provinsi)
Perbaikan ruas jalan strategis juga telah kami percepat. Sebanyak 120 km jalan di Pulau Seram (antar Kota Masohi dan Kecamatan Piru) dan 85 km jalan di Pulau Buru (antar Kota Namlea dan Kecamatan Waisama) telah diperbaiki, sehingga distribusi pangan dan komoditas lokal menjadi lebih lancar.
Frekuensi pelayaran antar-pulau juga meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya, mengurangi waktu tunggu pengiriman barang dari 2 minggu menjadi 5-7 hari.
Sekarang, masyarakat di pulau-pulau terpencil tidak perlu lagi menunggu lama untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan bahan bangunan.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Kinerja Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Tahun 2025: https://dishub.malukuprov.go.id/laporan-kinerja/
– Data Transportasi Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan: https://dephub.go.id/bidang/perhubungan-laut/statistik/
SUMBER DAYA MANUSIA: INVESTASI UNTUK MASA DEPAN
Kami percaya bahwa pembangunan yang sesungguhnya tidak bisa tercapai tanpa peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, program peningkatan SDM telah kami jalankan secara masif.
Sebanyak 150 sekolah di wilayah 3T (Tertinggal, Terpencil, Terdampak Bencana) telah mendapatkan akses internet satelit dan perangkat komputer, serta 50 laboratorium digital telah dibangun di sekolah menengah sepanjang provinsi.
Hal ini bertujuan untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Kerja Sama Pemprov Maluku dengan Telkomsat Tahun 2025: https://disdik.malukuprov.go.id/program/internet-untuk-sekolah/
– Laporan Tahunan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Tahun 2025: https://disdik.malukuprov.go.id/laporan-tahunan/
Mengenai program vokasi, meskipun tidak ada program spesifik bernama Vokasi Masela, kami telah bekerja sama dengan Universitas Pattimura, Akademi Teknik Pelayaran Ambon, dan institusi pendidikan lainnya untuk membuka program vokasi bidang kelautan, teknik sipil, dan teknologi pertanian.
Lebih dari 2.000 pemuda lokal telah mengikuti pelatihan ini, dan hasilnya sangat menggembirakan – 60% di antaranya telah terserap kerja di perusahaan lokal maupun proyek strategis nasional, sementara sisanya membuka usaha mandiri di daerah masing-masing.
Kuota beasiswa untuk mahasiswa asal Maluku yang kuliah di luar provinsi juga kami tambahkan hingga 40%, khususnya untuk bidang ekonomi, teknologi, dan pendidikan.
Selain itu, 1.200 guru dari daerah terpencil telah mengikuti pelatihan metode pembelajaran inovatif dan penggunaan teknologi di kelas.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Perjanjian Kerja Sama Pemprov Maluku dengan Universitas Pattimura Nomor 08/UP/2025 (tersedia di situs resmi universitas): https://www.unpatti.ac.id/kerjasama/
– Data Penyerapan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Wilayah Maluku: https://maluku.kemnaker.go.id/statistik-tenaga-kerja/
– Laporan Program Beasiswa Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Tahun 2025: https://disdik.malukuprov.go.id/beasiswa/
STABILITAS SOSIAL: DASAR KONDUSIFITAS INVESTASI
Kami sangat menghargai nilai budaya Pela Gandong yang telah menjadi jantung kehidupan masyarakat Maluku selama berabad-abad. Oleh karena itu, kami menggunakan pendekatan budaya ini untuk memperkuat harmoni dan stabilitas sosial.
Hasilnya, angka konflik sosial menurun hingga 40% dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tidak hanya membuat masyarakat merasa lebih aman, tetapi juga menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi masuknya modal ke Maluku.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Maluku Tahun 2025: https://dpmd.malukuprov.go.id/laporan-kinerja/
– Data Keamanan dan Ketertiban Umum Polres dan Polresta Se-Provinsi Maluku (tersedia di situs resmi Polda Maluku): https://polda.maluku.polri.go.id/laporan-tahunan/
Bukti nyata dari stabilitas yang tercipta adalah masuknya investasi dari 8 perusahaan luar daerah yang telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan nilai total sekitar Rp 500 miliar.
Investasi ini masuk ke sektor pariwisata (pengembangan pulau wisata), kelautan (pengolahan hasil laut), dan pertanian (pengembangan kebun pala dan cengkeh). Semua proyek ini dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan manfaat ekonomi yang merata.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Daftar Investasi Berdasarkan Wilayah Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal: https://bkpm.go.id/investasi-berdasarkan-wilayah/
– Arsip Perjanjian Kerja Sama Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Tahun 2025: https://malukuprov.go.id/kerjasama-investasi/
Selain itu, kerja sama antara aparatur keamanan dan masyarakat juga semakin erat, yang berdampak pada penurunan angka kejahatan di wilayah perkotaan dan pedesaan.
Kami terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar setiap orang bisa menjalankan aktivitasnya dengan tenang.
Sumber Resmi yang Bisa Diverifikasi:
– Laporan Tahunan Kepolisian Daerah Maluku Tahun 2025: https://polri.go.id/daerah/maluku/laporan-tahunan/
PERNYATAAN DARI GUBERNUR MALUKU DAN WAKIL GUBERNUR MALUKU
Gubernur Hendrik Lewerissa mengatakan:
Capaian satu tahun ini adalah batu pertama dari visi jangka panjang kita untuk membangun Maluku yang mandiri dan merata.
“Kita menyadari bahwa tantangan geografis Maluku sangat besar, dan tidak semua hal bisa kita capai dalam waktu satu tahun” kata Hendrik.
Namun, setiap langkah yang kita ambil didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan bisa dipertanggungjawabkan secara transparan.
“Kami memahami bahwa ada kritik dan bahkan cemoohan yang beredar, namun kami mengharapkan semua elemen masyarakat untuk tidak hanya berbicara berdasarkan dugaan atau informasi yang tidak jelas,” ujarnya.
Silakan verifikasi data yang kami sajikan melalui sumber resmi yang telah kami berikan. Fokus ke depan kita tetap pada pemerataan kesejahteraan agar pembangunan tidak hanya berpusat di Ambon, tetapi benar-benar menjangkau hingga pelosok Maluku Tenggara Barat dan Barat Daya.”***
Oleh: H. M.S. Pelu, M.Pd. (GB) Pemerhati Sosial dan Budaya









Komentar