BULA, BABETO.ID – Ketegangan antara pedagang umbi-umbian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pecah di Pasar Terminal Kota Bula, Rabu (18/2/2026).
Insiden ini mencuat setelah akun Facebook Mona Umanailo mengunggah video bertajuk “kabar terkini pasar terminal Bula SBT” yang memperlihatkan kerumunan warga dan adu mulut antara petugas dan para pedagang.
Dalam unggahan tersebut terlihat suasana pasar memanas. Sejumlah pedagang bertahan di lapak mereka, sementara Satpol PP melakukan penertiban yang memicu protes dari warga sekitar.
Kolom komentar pun ramai. Sebagian warganet mendukung langkah Satpol PP karena dianggap menjalankan tugas penataan pasar.
Namun, tak sedikit yang membela pedagang kecil yang dinilai hanya mencari nafkah, apalagi menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Para pedagang mengaku resah karena penertiban kerap terjadi saat aktivitas jual beli sedang ramai. Mereka berharap pemerintah daerah menyiapkan lokasi berjualan yang layak sebelum melakukan penertiban.
“Beta pung rejeki bulan puasa su dekat, tapi kalau tiap hari begini katong mau jual di mana?” keluh salah satu pedagang saat dihubungi via WhatsApp.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satpol PP SBT terkait kronologi lengkap maupun solusi penataan bagi para pedagang di Pasar Terminal Bula.***









Komentar