AMBON, BABETO.ID – Sosok Dr. Johannes Leimena, putra kelahiran Ambon, Maluku, ternyata memiliki jasa besar dalam dunia kesehatan Indonesia. Tidak banyak yang mengetahui bahwa ia merupakan penggagas konsep yang kemudian berkembang menjadi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), fasilitas kesehatan yang kini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Informasi tersebut kembali menjadi perbincangan publik setelah diunggah akun TikTok Menolak Lupa pada Rabu (15/7/2026), yang mengulas kiprah Johannes Leimena atau yang akrab disapa Om Jo.
Johannes Leimena lahir di Ambon pada 6 Maret 1905. Ia menempuh pendidikan kedokteran hingga menjadi salah satu dokter terbaik Indonesia dan kemudian dipercaya menjabat Menteri Kesehatan Republik Indonesia dalam beberapa kabinet pemerintahan Presiden Soekarno.
Selama kariernya, ia tercatat delapan kali menjabat sebagai Menteri Kesehatan dan menjadi salah satu menteri dengan masa pengabdian terlama di Indonesia.
Saat menjabat Menteri Kesehatan, Leimena memperkenalkan konsep pelayanan kesehatan masyarakat yang dikenal sebagai Bandung Plan atau Leimena Plan.
Konsep tersebut menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang menggabungkan upaya pengobatan (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif), sehingga masyarakat di kecamatan hingga pedesaan dapat memperoleh layanan kesehatan secara mudah dan merata.
Dalam konsep tersebut, setiap wilayah dirancang memiliki pusat pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan tenaga medis, bidan, perawat, dan petugas sanitasi.
Meski pada awalnya belum dapat diterapkan secara nasional karena keterbatasan anggaran dan tenaga dokter, gagasan itu kemudian menjadi dasar lahirnya sistem Puskesmas yang mulai dikembangkan pemerintah pada akhir 1960-an.
Selain berjasa di bidang kesehatan, Johannes Leimena juga merupakan tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Ia terlibat dalam berbagai perundingan dengan Belanda, di antaranya Perundingan Linggarjati, Renville, hingga Konferensi Meja Bundar.
Berkat integritas dan kemampuannya, Presiden Soekarno memberikan kepercayaan besar kepadanya, termasuk beberapa kali sebagai Pejabat Presiden saat Soekarno menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri.
Atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa, pemerintah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Dr. Johannes Leimena pada tahun 2010.
Namanya juga diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Johannes Leimena di Kota Ambon sebagai penghormatan atas jasa-jasanya dalam membangun sistem kesehatan nasional.
Hingga kini, gagasan Johannes Leimena tetap dirasakan manfaatnya oleh jutaan masyarakat Indonesia melalui keberadaan ribuan Puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil dan kepulauan.***













Komentar