oleh

Putra Maluku di Tanah Papua, Sertu Fatrick Teladani Semangat Jenderal Soedirman, Buktikan Pengabdian Penuh Kepedulian

-Berita-68 Dilihat

PAPUA, BABETO.ID – Sertu Fatrick Hussen Sabban, putra asal Maluku yang merupakan prajurit Kopassus, menjalani pengabdian di tanah Papua dengan penuh keteguhan dan kepedulian.

Jauh dari tanah kelahiran, Fatrick harus berpisah sementara dengan istri dan dua anak tercintanya. Meski harus menahan rindu kepada keluarga, kondisi tersebut tidak membuat semangatnya patah dalam menjalankan tugas.

Di tengah penugasan, Fatrick juga menunjukkan sisi humanis dengan berbagi kasih kepada anak-anak Papua. Kehadirannya di tengah mereka menjadi gambaran bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya berkaitan dengan tugas, tetapi juga kepedulian terhadap masyarakat.

“Berpisah dengan istri dan dua anak tentu tidak mudah. Tetapi tugas adalah amanah yang harus saya jalankan. Rasa rindu kepada keluarga justru menjadi kekuatan bagi saya untuk tetap teguh dan memberikan pengabdian terbaik,” ujar Fatrick.

Sikap tersebut dapat dikaitkan dengan nilai keteguhan yang ditunjukkan Jenderal Besar Soedirman dalam sejarah perjuangan bangsa. Sebagai Panglima Besar TNI pertama, Soedirman dikenal tetap mempertahankan semangat pengabdian meski menghadapi kondisi fisik dan medan perjuangan yang berat.

Semangat keteguhan dan tanggung jawab tersebut menjadi nilai yang relevan dengan perjalanan pengabdian Fatrick sebagai prajurit yang bertugas jauh dari keluarga dan tanah kelahirannya.

“Menjadi prajurit bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga bagaimana kita bisa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kalau ada kesempatan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak Papua, saya melakukannya dengan tulus,” katanya.

Doc: Sertu Fatrick Saat Berbagi dengan Anak Papua

Momen-momen Fatrick bersama anak-anak Papua juga terlihat dalam sejumlah unggahan di akun media sosial istrinya, Nana Ohorella, baik di Facebook maupun TikTok. Dokumentasi tersebut memperlihatkan sisi humanis Fatrick di sela-sela pelaksanaan tugasnya di Papua.

Bagi Fatrick, keluarga tetap menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan pengabdian. Jarak dan kerinduan kepada istri serta dua anak tidak menjadi alasan untuk kehilangan semangat.

Sebagai putra Maluku yang mengabdi jauh dari tanah kelahirannya, Sertu Fatrick Hussen Sabban menunjukkan bahwa keteguhan seorang prajurit dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.

Di tanah Papua, ia tidak hanya menjalankan amanah sebagai prajurit, tetapi juga berusaha menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi anak-anak yang ditemuinya.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *