oleh

PLN Wajib Beri Pelayanan Terbaik Sesuai UU, Pemuda Muhammadiyah Maluku Desak GM Jelaskan Dugaan Transaksi BBM: Seminggu Tak Ada Klarifikasi, Kami Turun Aksi

-Berita-80 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku mendesak General Manager (GM) PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, untuk segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk dugaan transaksi BBM yang dikaitkan dengan operasional PLN.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Maluku, Rimbo Bugis, menegaskan bahwa PLN sebagai penyedia layanan kelistrikan memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai amanat Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Menurutnya, pelayanan ketenagalistrikan harus dilaksanakan secara andal, aman, berkelanjutan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat.

“PLN bukan hanya berbicara soal listrik menyala atau tidak, tetapi juga menyangkut tanggung jawab, transparansi, dan kepercayaan publik. Setiap persoalan yang muncul harus dijelaskan secara terbuka oleh pimpinan,” kata Rimbo Bugis.

Ia menyoroti belum adanya penjelasan resmi dari GM PLN Maluku-Malut terkait dugaan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Perlu dipertanyakan kenapa GM yang baru belum bisa memberikan statement ke publik terkait dugaan tersebut. Masyarakat berhak mendapatkan informasi dan penjelasan,” ujarnya.

Rimbo menegaskan, apabila pimpinan PLN Maluku-Malut tidak mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada dan tidak memberikan klarifikasi kepada publik, maka evaluasi terhadap jabatan GM harus dilakukan.

“Kalau tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di PLN, salah satunya terkait dugaan transaksi BBM dengan kapal yang diduga milik PLN serta masalah lain yang ada di Maluku demi kesejahteraan masyarakat, lebih baik dicopot,” tegasnya.

Ia juga memberikan tenggat waktu agar GM PLN Maluku-Malut segera menyampaikan penjelasan kepada masyarakat.

“Jika dalam satu minggu GM tidak memberikan penjelasan ke publik terkait masalah-masalah yang ada di PLN, maka saya pastikan Pemuda Muhammadiyah akan turun aksi besar-besaran,” tegas Rimbo.

Menurutnya, seorang pimpinan tidak cukup hanya memberikan arahan kepada bawahan, tetapi harus tampil menghadapi publik ketika terdapat persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

“Jangan jadi bos yang hanya menyuruh dan memerintahkan anak buah. Sebagai GM harus keluar memberikan penjelasan kepada publik,” ujarnya.

Pemuda Muhammadiyah Maluku menilai transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik, khususnya sektor kelistrikan yang menyangkut kebutuhan dasar warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara belum memberikan klarifikasi resmi terkait pernyataan dan tuntutan Pemuda Muhammadiyah Maluku. ***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *