oleh

Pemuda Muhammadiyah Maluku Imbau Warga Tidak Terprovokasi Isu Agama Terkait Gubernur

AMBON, BABETO.ID – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Maluku mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang beredar di media sosial, khususnya narasi yang mengaitkan Gubernur Maluku dengan sentimen keagamaan.

Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik Pemuda Muhammadiyah Maluku, Wandri Makasar, menegaskan bahwa informasi yang berkembang di ruang publik perlu disikapi secara cermat dan tidak langsung dipercaya tanpa klarifikasi.

Menurutnya, masyarakat harus mengutamakan sikap bijak dengan memastikan kebenaran informasi agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah kehidupan sosial yang majemuk di Maluku.

Ia menilai menjaga hubungan harmonis antarumat beragama merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap pihak diharapkan tidak menyebarkan atau membangun narasi yang dapat memicu konflik.

Wandri juga mengingatkan bahwa di bulan suci Ramadan, umat Islam sebaiknya lebih memfokuskan diri pada peningkatan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga sikap dan ucapan agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Ia menambahkan, kritik terhadap pemerintah tetap merupakan bagian dari proses demokrasi.

Namun, penyampaiannya harus dilakukan secara santun, objektif, dan tidak memanfaatkan isu agama sebagai alat untuk menyerang pihak tertentu.

“Maluku selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga situasi tetap damai dan kondusif, terutama di bulan Ramadan,” ujarnya.

Pemuda Muhammadiyah Maluku juga mendorong masyarakat untuk lebih mengedepankan dialog yang sehat serta saling menghormati dalam menyikapi perbedaan pandangan.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *