AMBON, BABETO.ID – Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Ambon mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani video viral yang diduga melibatkan seorang influencer berinisial G bersama tiga remaja.
Video yang beredar luas di media sosial dan sejumlah grup percakapan itu diduga mengandung unsur asusila sesama jenis, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Maluku.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Ambon, Lukman Rumbory, menegaskan bahwa kasus tersebut semestinya segera ditangani secara serius dan transparan oleh pihak kepolisian, mengingat dampak sosial yang ditimbulkan cukup besar.
“Ini yang perlu dipertanyakan, kenapa sampai sekarang belum ada kabar apakah influencer tersebut sudah diperiksa atau belum. Padahal videonya sudah viral dan menjadi konsumsi publik,” ujar Lukman kepada Babeto.Id, Senin (9/2/2026).
Menurut Lukman, jika benar video tersebut mengandung unsur pelanggaran norma kesusilaan, maka aparat penegak hukum tidak boleh lamban dalam mengambil langkah hukum.
Ia menilai, pembiaran terhadap kasus semacam ini dapat memberikan dampak buruk bagi masyarakat, terutama generasi muda yang rentan terpengaruh oleh konten di media sosial.
“Ini bukan soal menyerang individu, tapi soal penegakan hukum dan perlindungan moral generasi sekarang. Aparat harus hadir dan memberikan kepastian hukum,” tegasnya.
Pemuda Muhammadiyah Ambon, lanjut Lukman, mendesak agar aparat segera menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut kepada publik guna menghindari spekulasi liar di tengah masyarakat.***














Komentar