AMBON, BABETO.ID – Pemuda Muhammadiyah Maluku memastikan akan melaporkan Haji Markus dan Nofri secara resmi ke Polda Maluku pada pekan depan. Laporan tersebut juga akan ditembuskan ke Mabes Polri.
Wakil Sekretaris Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Maluku, Bidang ESDM, Samayang Sangadji, menegaskan langkah itu sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal berbagai persoalan yang berkaitan dengan dugaan pencemaran lingkungan dan aktivitas tambang ilegal.
“Minggu depan kita melaporkan Haji Markus dan Nofri ke Polda Maluku dan tembusan Mabes Polri,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah Maluku akan mengawal proses hukum hingga tuntas.
Tidak hanya pihak yang diduga terlibat langsung, tetapi juga oknum aparat yang terindikasi ikut dalam aktivitas tambang ilegal.
“Kami akan mengawal sampai tuntas dan melaporkan siapa pun yang terlibat, termasuk oknum polisi yang ikut dalam aktivitas tambang ilegal,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar persoalan tersebut tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat Maluku.
Namun, jika laporan tidak segera ditindaklanjuti, pihaknya memastikan akan terus melakukan langkah-langkah lanjutan.
“Jangan sampai buat gaduh di Maluku. Kalau tidak segera ditahan dan diperiksa, kami akan terus mengejar,” pungkasnya.***













Komentar