oleh

Maya Baby Lewerissa : Posyandu di Maluku Juga Menjadi Wadah Pemberdayaan Masyarakat

-Pemerintahan-446 Dilihat

JAKARTA, BABETO.ID – Hadir di Rakornas Posyandu 2025, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa menegaskan bahwa Maluku tidak tinggal diam.

“Dengan 2.261 Posyandu dan 8.416 kader tersebar di 11 kabupaten/kota, Maluku siap menjalankan transformasi Posyandu sesuai amanat Permendagri No. 13 Tahun 2024,” kata Maya, melalui rilis, pada Selasa (23/9/2025)

Istri Gubernur Maluku itu, menjelaskan bahwa Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku telah terbentuk dan 11 Tim Pembina di tingkat kabupaten/kota telah dikukuhkan.

Selain itu, Rapat Koordinasi Daerah Posyandu Provinsi Maluku 2025 telah digelar dengan melibatkan OPD pengampu 6 bidang SPM.

Berbagai kunjungan pembinaan juga sudah dilakukan, mulai dari Maluku Tenggara hingga Ambon, menyentuh Posyandu di desa-desa terpencil maupun kawasan perkotaan.

Posyandu di Maluku bukan hanya pusat pelayanan kesehatan, tetapi wadah pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin kader-kader terus diberdayakan agar mampu melaksanakan tugas sesuai standar pelayanan minimal, dan pada akhirnya menekan angka stunting serta meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Rakornas ini bukan sekadar pertemuan administratif. Di balik forum besar tersebut, tersimpan harapan besar menjadikan Posyandu sebagai pilar pembangunan desa menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan semangat yang dibawa dari Rakornas, Maya bersama jajaran Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku bertekad untuk terus menggerakkan Posyandu hingga pelosok, agar Maluku bukan hanya ikut, tetapi juga menjadi teladan dalam transformasi Posyandu di Indonesia.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *