BOGOR Babeto.id — Jaringan Koalisi Rakyat (JANGKAR) menggelar aksi demonstrasi tegas di kawasan pemerintahan Kabupaten Bogor, Kamis (15/10/2026). Puluhan massa membentangkan spanduk besar bertuliskan “Copot Kepala Distanhorbun Kab. Bogor!!!” dan “Copot Entis Sutisna”, disertai pembakaran ban sebagai simbol protes atas ketidakjelasan pengelolaan anggaran pertanian senilai lebih dari Rp8,4 miliar
Massa berkumpul di depan gerbang pemerintahan Kabupaten Bogor, membawa spanduk tuntutan dan poster-poster berisi data pengadaan yang dipertanyakan.

Api dari ban yang dibakar mengepul, menandakan kemarahan publik yang sudah tidak bisa lagi ditunda. Koordinator aksi menyampaikan orasi lantang melalui pengeras suara, sementara pihak keamanan berjaga ketat di lokasi.
Dalam kajian kritis yang dirilis resmi, JANGKAR menyoroti dua paket pengadaan di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor: pengadaan pupuk hayati senilai sekitar Rp7,46 miliar dan pengadaan kultivator senilai Rp996,87 juta.
“Anggaran sebesar itu menuntut pertanggungjawaban yang terbuka, terukur, dan dapat diuji oleh publik. Pengadaan yang menggunakan APBD tidak cukup dinyatakan hanya dengan ‘sesuai prosedur administratif’,” ujar Raden Ahmad Faiz, Penanggung Jawab Aksi. kamis 15/10/26 (han)








Komentar