AMBON, BABETO.ID – Sebanyak 519 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Wisuda XXI Politeknik Negeri Ambon (Polnam) pada Kamis (30/4/2026), dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Akademik untuk Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa lulusan vokasi dituntut menjadi sumber daya manusia yang unggul, siap kerja, serta adaptif menghadapi dinamika zaman.
Momentum wisuda ini juga menjadi ajang penegasan pentingnya hilirisasi produk lokal seperti kelapa dan pala. Maluku didorong untuk tidak lagi bergantung pada penjualan bahan mentah, melainkan mengembangkan industri pengolahan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi dan membuka lapangan kerja.
Selain itu, penguasaan teknologi energi terbarukan dinilai menjadi kebutuhan mendesak, mengingat karakteristik Maluku sebagai daerah kepulauan dengan 93 persen wilayah laut.
Kabar positif turut disampaikan terkait Rancangan Undang-Undang Provinsi Kepulauan yang telah masuk dalam Prolegnas DPR RI, yang diharapkan mampu menghadirkan kebijakan fiskal yang lebih berkeadilan bagi wilayah kepulauan.
Pemerintah daerah juga terus memperjuangkan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek strategis nasional seperti Blok Masela, agar lulusan daerah memiliki peluang lebih besar untuk berkarier.
Para lulusan diingatkan untuk terus meningkatkan kapasitas diri, seiring perkembangan teknologi, termasuk robotik, yang diproyeksikan akan mengubah lanskap dunia kerja pada tahun 2035.
Apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua yang telah berjuang membiayai pendidikan anak-anak mereka dari hasil bumi seperti kopra, pala, dan cengkeh.
Acara ini turut dihadiri Forkopimda Maluku, pimpinan perguruan tinggi, dosen, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya, termasuk Marsma TNI Dr. Anton “Sioux” Pallaguna dari Universitas Pertahanan.***














Komentar