oleh

Lepas Kontingen Pesparawi, Gubernur Minta Andalkan Tuhan

AMBON, BABETO.ID – Pemerintah Provinsi Maluku secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Maluku yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat. Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Wisma Samadi Gonsalo Veloso, Ambon, pada Selasa (16/6/2026).

Sebanyak 272 peserta yang terdiri dari penyanyi, pelatih, pemain organ, dan official akan mewakili Maluku pada ajang nasional yang digelar pada 18–28 Juni 2026 tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan bahwa kontingen Pesparawi membawa nama baik daerah sekaligus mencerminkan karakter masyarakat Maluku yang dikenal menjunjung tinggi persaudaraan, toleransi, dan nilai-nilai kasih.

Menurutnya, Maluku memiliki tradisi musik dan kehidupan bergereja yang kuat sehingga keikutsertaan dalam Pesparawi Nasional menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas seni sekaligus mempererat hubungan antarumat Kristen dari berbagai daerah di Indonesia.

Kontingen Maluku akan berkompetisi pada 12 kategori lomba, mulai dari cabang solo anak dan remaja, paduan suara berbagai kategori usia, vocal group, hingga musik pop gerejawi dan musik gereja nusantara.

Gubernur berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan selama mengikuti rangkaian kegiatan, menjaga kondisi kesehatan, serta menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh sukacita.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari sikap, disiplin, dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama pelaksanaan kegiatan.

“Pergilah dengan semangat, bertandinglah dengan sukacita, dan pulanglah dengan membawa kehormatan bagi Maluku,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mempersiapkan kontingen, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD), para pelatih, pembina, official, serta gereja-gereja yang memberikan dukungan.

Ia menilai pembinaan melalui Pesparawi memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, spiritualitas yang baik, dan moral yang terjaga.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk memberikan dukungan dan doa bagi kontingen agar dapat mengikuti seluruh perlombaan dengan lancar serta meraih hasil terbaik di tingkat nasional.

Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 sendiri mengusung tema “Pesparawi Nasional Ramah Lingkungan” dan menjadi ajang pembinaan iman, pengembangan seni budaya gerejawi, serta penguatan persaudaraan antarumat Kristen di Indonesia.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *