oleh

Kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa Responsif, Perjuangan A.M. Sangadji Jadi Pahlawan Nasional Kembali Didorong

AMBON, BABETO.ID – Pemerintah Provinsi Maluku menunjukkan komitmennya untuk terbuka terhadap aspirasi masyarakat, khususnya terkait perjuangan tokoh sejarah asal Maluku, Abdul Muttalib Sangadji atau A.M. Sangadji, agar ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, saat menghadiri Pembukaan Festival Benteng Nieuw Victoria Tahun 2026 di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026).

Di sela kegiatan tersebut, Abdullah Vanath menerima langsung aspirasi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon. Para mahasiswa menyerahkan buku biografi Abdul Muttalib Sangadji sekaligus menyampaikan harapan agar pemerintah kembali memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional bagi tokoh pejuang tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Abdullah Vanath menyatakan Pemprov Maluku siap menindaklanjuti usulan tersebut melalui koordinasi bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

“Pertama, pemerintah selalu membuka diri untuk menerima aspirasi. Kedua, perjuangan tokoh Maluku Abdul Muttalib Sangadji sebagai Pahlawan Nasional merupakan perjuangan bersama seluruh masyarakat Maluku,” tegas Abdullah.

Menurutnya, Pemprov Maluku sebelumnya telah mengusulkan A.M. Sangadji sebagai Pahlawan Nasional. Namun, proses tersebut belum berhasil hingga saat ini.

Abdullah menyebut dinamika regulasi dan perubahan kewenangan di tingkat pemerintah pusat turut menjadi bagian dari proses yang perlu diperhatikan dalam pengusulan kembali.

“Pemerintah Provinsi Maluku sebenarnya sudah mengusulkan A.M. Sangadji untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional asal Maluku, namun memang belum berhasil terwujud,” jelasnya.

Ia memastikan aspirasi mahasiswa tersebut akan segera dibawa ke tingkat internal pemerintah daerah. Pemprov Maluku akan menelusuri kembali dokumen pengusulan sebelumnya sebagai bahan untuk mempersiapkan pengajuan ulang.

“Setelah menerima aspirasi ini, besok saya akan laporkan kepada Bapak Gubernur untuk kita rapat koordinasi ulang. Kita cari kembali dokumen yang pernah diusulkan, lalu kita persiapkan untuk kita usulkan kembali agar almarhum Abdul Muttalib Sangadji dapat ditetapkan secara resmi sebagai Pahlawan Nasional asal Maluku,” tambahnya.

Abdullah juga menilai penggunaan nama A.M. Sangadji sebagai nama UIN di Maluku merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan tokoh tersebut.

“Penggunaan nama UIN A.M. Sangadji adalah bentuk pengakuan awal dari negara. Ini modal penting bagi kita semua. Mari kita bergandengan tangan dan berdoa agar perjuangan pengusulan Pahlawan Nasional bagi A.M. Sangadji ini dapat segera terwujud,” tutupnya.

Sikap Pemprov Maluku tersebut menunjukkan adanya ruang bagi generasi muda dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi sekaligus ikut menjaga sejarah dan warisan perjuangan tokoh-tokoh Maluku.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed