AMBON, BABETO.ID – Kabar duka menyelimuti keluarga dua warga Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, yang disebut meninggal dunia saat bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) pada kapal ikan asing di perairan Uruguay.
Keluarga kini menghadapi persoalan terkait pemulangan jenazah kedua korban ke Indonesia. Mereka berharap pemerintah dapat membantu memastikan proses pemulangan sehingga kedua jenazah dapat kembali ke daerah asalnya di Maluku.
Upaya mencari kepastian tersebut dilakukan keluarga dengan mendatangi kantor Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Jakarta pada Senin (21/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, keluarga menyampaikan kondisi yang mereka hadapi serta meminta pemerintah membantu mempercepat proses pemulangan jenazah kedua ABK asal SBB tersebut.
Keluarga berharap persoalan ini segera mendapatkan kepastian, mengingat kedua korban meninggal dunia ketika sedang bekerja di luar negeri.
Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PP PM) disebut memberikan perhatian terhadap pengaduan yang disampaikan keluarga. Ia kemudian menginstruksikan jajaran Kementerian P2MI untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Pengaduan itu selanjutnya diarahkan kepada jajaran Direktorat Jenderal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Pemerintah juga diminta melakukan pengecekan terhadap perusahaan yang mempekerjakan kedua ABK tersebut. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan hubungan kerja, tanggung jawab perusahaan, serta proses administrasi yang berkaitan dengan pemulangan jenazah.
Bagi keluarga, kepulangan jenazah menjadi hal yang sangat penting agar mereka dapat memberikan penghormatan terakhir kepada anggota keluarga di tanah kelahiran.
Keluarga berharap tindak lanjut pemerintah tidak berhenti pada penerimaan pengaduan, tetapi segera berlanjut pada langkah konkret untuk memfasilitasi kepulangan kedua jenazah ke Maluku.
Hingga kini, keluarga masih menunggu perkembangan tindak lanjut pemerintah terkait upaya pemulangan dua ABK asal SBB yang disebut meninggal di perairan Uruguay tersebut.
Mereka berharap pemerintah dapat memberikan kepastian mengenai proses dan waktu pemulangan jenazah kepada pihak keluarga.***










Komentar