oleh

Kejar Kemandirian Fiskal, Maluku Genjot Digitalisasi PAD

AMBON, BABETO.ID – Wakil Gubernur Maluku membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan IV Tahun Anggaran 2025, sekaligus penyampaian target PAD Tahun 2026, di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (2/4/2026).

Dalam sambutannya, Wagub menegaskan pentingnya kemandirian fiskal sebagai dasar pembangunan daerah. Ia menyebut Maluku masih bergantung pada Dana Transfer ke Daerah (TKD), sehingga perlu upaya serius untuk meningkatkan PAD.

“Kita harus mampu menggenjot kemampuan fiskal untuk menopang pembangunan di Maluku,” ujarnya.

Target PAD murni Tahun 2025 sebesar Rp846,271 miliar terealisasi Rp628,56 miliar atau 74,27 persen. Dari sektor pajak daerah, capaian mencapai 98,44 persen atau Rp466,777 miliar dari target Rp474,167 miliar. Sementara retribusi daerah baru mencapai 55,87 persen atau Rp30,856 miliar dari target Rp55,224 miliar.

Wagub menilai capaian tersebut perlu dievaluasi, terutama sektor retribusi yang masih rendah. Ia juga menyoroti potensi kebocoran PAD dan meminta penerapan digitalisasi sebagai solusi pengawasan.

“Digitalisasi harus menjadi instrumen utama dalam pengawasan dan dilakukan secara serius oleh setiap OPD,” tegasnya.

Ia menekankan empat fokus utama peningkatan PAD, yaitu strategi inovatif berbasis digital, penguatan sinergi lintas pihak, peningkatan layanan publik, serta inovasi sumber pendapatan baru tanpa membebani masyarakat.

Wagub berharap seluruh OPD dapat meningkatkan kinerja dan memaparkan evaluasi secara terbuka pada pertemuan berikutnya guna mendorong optimalisasi PAD.

“Dengan PAD yang optimal, kita bisa memperkuat pembangunan ekonomi inklusif menuju Maluku yang maju dan sejahtera,” tutupnya.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *