oleh

IMM Kota Ambon Bantah Tuduhan terhadap Wali Kota Bodewin Wattimena

-Pemerintahan-516 Dilihat

AMBON, BABETO.ID – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Ambon angkat bicara terkait isu yang menyudutkan Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dekat dengan organisasi kepemudaan demi kepentingan politik.

Sekretaris Umum PC IMM Kota Ambon, Muttaqien Heluth, pada Selasa (16/9/2025), menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan cenderung mengaburkan fakta sebenarnya.

Publik harus hati-hati dengan framing yang beredar. Selama ini, kami melihat Wali Kota Bodewin justru memberi ruang yang sama kepada seluruh elemen OKP, termasuk IMM.

“Menyebut adanya agenda terselubung adalah narasi yang tidak memiliki bukti kuat, hanya upaya melemahkan kepercayaan publik,” ujar Muttaqien.

Menurutnya, bantuan dana hibah bagi organisasi kepemudaan adalah hak yang diatur dalam mekanisme resmi pemerintah daerah.

Hibah tersebut bukan alat politik, melainkan bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas generasi muda di Kota Ambon.

“Kalau ada yang menuding hibah hanya untuk menjinakkan kritik, itu jelas berlebihan. Faktanya, IMM tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah, dan Bodewin tidak pernah menutup ruang dialog,” tegasnya.

Muttaqien juga menyoroti isu diskriminasi pasca bencana di Batu Merah dan Hunuth. Ia menilai isu itu dipelintir untuk kepentingan politik tertentu.

Bencana selalu jadi perhatian pemerintah, dan penanganannya punya skala prioritas. Tidak ada istilah pilih kasih.

“Justru di masa kepemimpinan Bodewin, koordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan bencana lebih cepat dibanding sebelumnya,” jelasnya.

Lebih jauh, IMM Kota Ambon menilai framing yang menyebutkan Bodewin menggunakan jaringan organisasi tertentu untuk pencitraan hanyalah upaya mendeligitimasi kinerja nyata di lapangan. “Kami tidak menutup mata, ada kekurangan di sana-sini. Tapi menyebut seolah seluruh kebijakan Bodewin hanya untuk kelompok tertentu, itu tidak benar,” ujar Heluth

Kebijakan beliau jelas menyasar kepentingan masyarakat luas, tidak sebatas basis politik.

Ia menambahkan, IMM tetap memegang prinsip amar ma’ruf nahi munkar, mendukung kebijakan yang berpihak pada rakyat, sekaligus mengkritisi bila ada penyimpangan.

“Namun, menyerang pribadi Bodewin dengan tuduhan agenda terselubung sama saja menyesatkan opini publik. IMM berdiri pada garis objektivitas, bukan framing kepentingan politik sesaat,” pungkasnya.***

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *