AMBON, BABETO.ID – Baru sehari pasca dilantik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin, langsung memimpin rapat perdana bersama jajaran Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Rapat yang berlangsung di ruang pertemuan dinas pada Senin 23 Februari 2026, tersebut difokuskan pada pembahasan Standar Operasional Prosedur (SOP), evaluasi program, serta penguatan kinerja bidang SMK.
Dalam arahannya, Sarlota menegaskan pentingnya penataan administrasi dan pelaksanaan tugas yang berpedoman pada SOP yang jelas, terukur, dan akuntabel. Hal ini dinilai menjadi landasan utama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan kejuruan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri.
Ia juga menekankan bahwa Bidang SMK memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap kerja. Karena itu, diperlukan sinergi, disiplin, serta komitmen bersama dalam menjalankan program kerja sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain itu, rapat turut membahas evaluasi capaian program sebelumnya, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah percepatan penyelesaian administrasi dan program prioritas tahun berjalan.
“Saya mengajak seluruh jajaran untuk membangun budaya kerja yang kolaboratif, responsif, dan berorientasi pada hasil,” ujarnya yang dikutip media ini dari akun TikTok resmi Dinas Pendidikan Maluku.
Ia berharap rapat perdana ini menjadi momentum awal untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mendorong Bidang SMK agar lebih inovatif dalam menjawab tantangan pendidikan vokasi di era transformasi saat ini.***











Komentar