AMBON, BABETO.ID – Persiapan perayaan Yubelium 100 Tahun Tarekat Maria Mediatrix (TMM) terus dimatangkan. Panitia pelaksana melakukan audiensi dengan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, di Kantor Gubernur Maluku, Senin (22/6/2026), untuk memohon dukungan Pemerintah Provinsi Maluku terhadap pelaksanaan perayaan yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2027.
Rombongan panitia dipimpin Penasehat Pastor Amandus Oratmangun dan dihadiri Ketua I Titus Renwarin, Ketua II Edy Tasso, Pemimpin Umum TMM Suster Epivanny Ongirwalu, Suster Angela Lamere, Saoda Tethol, serta sejumlah pengurus lainnya.
Dalam audiensi tersebut, Pastor Amandus menjelaskan bahwa peringatan satu abad Tarekat Maria Mediatrix merupakan momentum penting bagi umat Katolik, khususnya di Maluku.
Sejumlah tamu kehormatan direncanakan hadir, termasuk Duta Besar Vatikan untuk Indonesia dan sekitar 10 uskup dari berbagai wilayah tempat para suster TMM berkarya.
Menurutnya, kehadiran para tamu tersebut akan menambah makna perayaan sekaligus menjadi kebanggaan bagi Maluku. Karena itu, panitia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.
Selain menyampaikan permohonan dukungan, panitia juga menyerahkan undangan kepada Gubernur Maluku untuk menghadiri puncak perayaan Yubelium 100 Tahun TMM pada 1 Mei 2027.
Menanggapi hal itu, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku tetap memberikan perhatian terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan karena dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Namun, ia mengingatkan panitia agar tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan sehingga panitia perlu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung pembiayaan kegiatan.
Gubernur juga mengajak panitia menerapkan prinsip efisiensi dalam penyelenggaraan acara. Ia berharap lembaga keagamaan dapat menjadi contoh dalam mengelola anggaran secara bijaksana di tengah upaya penghematan yang sedang dilakukan pemerintah.
Audiensi diakhiri dengan penyerahan proposal kegiatan Yubelium 100 Tahun Tarekat Maria Mediatrix kepada Gubernur Maluku, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta.***














Komentar