AMBON, BABETO.ID – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Dr. Djamaluddin Salampessy berharap para lulusan STIA Trinitas Ambon yang diwisudakan Periode 2025 ini agar dapat berkontribusi bagi kemajuan Daerah, Nusa dan Bangsa.
Harapan itu disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Trinitas Ambon Tahun 2025 yang berlangsung di Swiss -belhotel, pada Jumat (28/11/2025).
Akademika STIA Trinitas Ambon agar tidak henti – hentinya meningkatkan mutu pendidikan guna menghasilkan lulusan yang unggul dan berkualitas, ucap Salampessy.
Kata Salampessy, saat ini guna mengahadapi berbagai perubahan mulai dari perkembangan teknologi yang begitu besar hingga tatangan sosial dan ekonomi.
Lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi agen perubahan yang adaptif inovatif dan berdaya saing.
Olehnya itu diharapkan kepada wisudawan dan wisudawati agar gelar akademik yang disandang harus dimaknai sebagai tanggung jawab untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah dan Nusa dan Bangsa, ujarnya.
Penyelenggaraan wisuda hari ini membuktikan kepada kita bahwa, STIA Trinitas Ambon terus berupaya bekerja keras dan menghasilkan lulusan anak – anak bangsa dalam bidang pendidikan tinggi serta terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi khususnya di Provinsi Maluku.
Lebih lanjut Salampessy, pendidikan sangat menentukan masa depan bangsa. Harusnya kegiatan yang produktif akan memanfaatkan keluaran dari sistem pendidikan agar pada lulusan dapat berkontribusi secara optimal dalam dunia kerja.
Perlu rencana strategis penyelenggaraan pendidikan yang terkait dan sepadang demi kebutuhan dalam sistem baik tata kelolah pemerintahan maupun sosial masyarakat.
Olehnya itu, bagi wisudawan, wisudawati dan bagi para pengelola pendidikan dan Ketua perguruan tinggi dan dosen haruslah terus menerus mamastikan bahwa sistem pendidikan kita tepat sasaran dalam semua aspek sehingga betul – betul dapat menghasilkan peserta didik yang pandai, ujar Salampessy.
“Berdaya saing dan bermitra tambuk serta mampu hadapi dengan berbagai dinamika perkembangan zaman dan kebutuhan di tengah – tengah masyarakat”, terangnya.
Salampessy mengatakan sebagai provinsi kepulauan, Maluku sangat membutuhkan jurusan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam Ilmu pengetahuan umum tetapi juga memahami dan mampu mengelola potensi kas daerah.
Kita perlu sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan, pariwasata serta sumber daya alam lainya sebagai modal utama pembangunan daerah dan sistem administrasi harus bisa merubah tata kelolah dari pemerintahan tingkat desa sampai ke provinsi.
“Mari kita menjadikan momentum wisudah ini untuk bahu membahu bekerja keras menunjang visi transformasi Maluku menuju Maluku yang adil, sejahtera menyongsong Indonesia emas 2045”, pungkasnya.***









Komentar